Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Hartianjogja.com, JOGJA— Embarkasi Haji Daerah Istimewa Yogyakarta resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi dan debarkasi haji berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 11 Tahun 2025 tentang Bandar Udara Embarkasi dan Debarkasi Haji.
“Kami menerima salinan keputusan tersebut secara resmi hari ini,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Bahiej, Rabu (5/11/2025), di ruang kerjanya melalui rilis resmi.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut ditetapkan pada 22 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Santri Nasional. “Ini menjadi kado istimewa bagi santri dan masyarakat DIY,” ucapnya.
Menariknya, Embarkasi Haji Yogyakarta ditempatkan pada urut ke-9 dengan kode huruf ‘i’ dalam daftar nasional. “Angka sembilan melambangkan jumlah Walisongo, sementara huruf ‘i’ merujuk pada kata ‘istimewa’ yang melekat pada DIY,” jelas Bahiej.
Embarkasi Haji Yogyakarta akan mulai memberangkatkan jemaah pada Musim Haji 2026. Wilayah keberangkatannya mencakup DIY (Plat AB), yakni Kota Jogja, Bantul, Kulonpprogo, Gunungkidul, Sleman
Sebagian Jawa Tengah (Plat AA/ex Karesidenan Kedu), yakni Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Purworejo, Kebumen, Temanggung, dan Wonosobo
“Wilayah ini juga dikenal sebagai daerah perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa 1825–1830,” ujar Bahiej.
Total jemaah dari wilayah tersebut diperkirakan lebih dari 9.000 orang per tahun. Sementara Banyumas Raya (Plat R) belum termasuk dalam gelombang 2026 dan direncanakan dapat bergabung pada 2027, sesuai kesiapan SDM dan sarana prasarana.
Asrama Haji Berbasis Hotel
Untuk pertama kalinya di Indonesia, Embarkasi Yogyakarta akan mengganti konsep asrama haji menjadi penginapan berbasis hotel.
Sebelum berangkat, jemaah tidak akan tinggal di asrama haji, melainkan di hotel-hotel sekitar Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
“Embarkasi haji berbasis hotel ini merupakan model pertama di Indonesia. Konsep ini menjadi role model dan dapat mempercepat proses pemberangkatan serta pemulangan jemaah,” tegas Bahiej, yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemenag RI.
Bahiej menyampaikan terima kasih atas dukungan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pemerintah DIY, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, serta berbagai pihak terkait transportasi, kesehatan, imigrasi, otoritas bandara, dan DPR RI.
“Penetapan Embarkasi Yogyakarta ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di Kulon Progo melalui penguatan ekosistem haji yang berkelanjutan,” ujarnya.
Embarkasi ini akan memangkas jarak dan waktu tempuh jemaah dari wilayah DIY dan Kedu. Saat kepulangan, jemaah akan langsung diantar ke daerah masing-masing tanpa harus transit kembali di hotel.
Bandara YIA sendiri telah memenuhi standar penerbangan internasional dan mampu melayani pesawat Boeing 777 berbadan lebar berkapasitas sekitar 450 penumpang, sehingga memungkinkan penerbangan langsung (direct flight) Yogyakarta–Jeddah/Madinah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.