Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Ilustrasi Partai Nasdem/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--DPD Partai Nasdem Gunungkidul siap mengusung calon kepala daerah dalam Pilkada 2020. Namun untuk nama yang diusung tidak langsung memprioritaskan kader maju sebagai bakal calon.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengaku bersyukur karena partainya bisa menjadi pemenang di Pemilu 2019. Hal ini terlihat dari jumlah raihan kursi yang meningkat dari dua wakil menjadi sembilan wakil di kursi DPRD Gunungkidul periode 2019-2024. “Raihan kursi kami meningkat 450 persen dari hasil Pemilu 2014,” kata Suparjo kepada wartawan dalam kegiatan Syawalan dan Tasyakuran Partai Nasdem di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Kamis (27/6/2019).
Menurut dia, hasil ini jangan membuat kader partai terlena karena masih memiliki tugas untuk memenangkan gelaran Pilkada 2020. “Target kami adalah kursi bupati. Jadi kader, simpatisan dan sukarelawan harus terus bekerja mewujudkan mimpi ini,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi. Menurut dia partainya siap mengusung calon untuk maju dalam pertarungan memperebutkan kursi kepala daerah di Gunungkidul.
Meski memiliki misi untuk memenangkan pilkada dan mampu mengusung calon sendiri, Subardi menegaskan partainya tetap membuka peluang koalisi dengan partai lain. Selain itu di dalam pencalonan Nasdem tidak langsung memprioritaskan kader internal partai untuk maju.
Menurut dia pencalonan sangat bergantung keinginan rakyat. Oleh karena itu, pada Agustus 2019 Nasdem mulai menggelar survei untuk mencari siapa calon yang akan diusung. “Hasil survei menjadi acuan dan siapa yang dikehendaki rakyat, maka tokoh itu yang akan diusung meskipun berasal dari luar partai,” katanya.
Di dalam pengusulan calon, DPD berhak mengajukan tiga nama. Sedang DPW memiliki hak untuk menyodorkan dua nama. Selanjutnya nama-nama gabungan dari DPD dan DPW akan diserahkan ke DPP untuk dipilih siapa calon yang diusung. “Keputusan berada di DPP. Baik DPD maupun DPW hanya sebatas mengusulkan nama calon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Microsoft memperpanjang update keamanan gratis Windows 10 hingga 12 Oktober 2027 melalui program ESU. Simak syarat dan cara mendapatkannya.
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Abrasi dan rob merendam dua hektare kawasan Pantai Sigandu Batang. Pemkab fokus menanam mangrove dan menyiapkan pemulihan kawasan wisata pada 2027.
Ratusan pelajar di Kota Jogja mengikuti Gerakan Jogja Berhati Nyaman setiap Jumat Wage untuk membangun budaya bersih, sehat, dan peduli lingkungan.
Mulai 1 Juli 2026, tarif masuk pantai sisi barat Bantul turun menjadi Rp5.000 per orang per destinasi. Pemkab berharap kunjungan wisatawan meningkat.