Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO- Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X tidak keberatan dengan dibangunnya tol di Kulonprogo. Dengan catatan, tol tidak melewati Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon dan tidak merugikan warga sekitar, terutama para pelaku usaha.
"Sultan tidak keberatan [ada tol] asal tidak melewati bandara dan tidak merugikan warga. Kuncinya dua itu, dan Kami mendukung prinsip Sultan," kata Hasto kepada awak media, Jumat (28/6/2019).
Berdasarkan pesan Sultan, jalan tol yang melintasi Kulonprogo harus berjarak sekitar 3 km dari utara bandara. Nanti lokasinya bakal berdekatan dengan rel kereta api yang sudah ada di wilayah tersebut.
Alasan tol harus dibangun cukup jauh dari bandara agar warga masyarakat pengguna tol bisa singgah sejenak di Kulonprogo. Sehingga terjadi perputaran ekonomi di situ. Ini juga untuk menepis kekhawatiran masyarakat jika nantinya ada tol, mereka hanya jadi penonton semata.
"Saya juga minta agar rest area harus dikuasai rakyat Kulonprogo, bukan dikuasai tol," ujarnya. Itu yang menjadi salah satu pertimbangannya sehingga menyetujui dibangunnya tol di Kulonprogo.
Selain itu, menurut Hasto, koneksitas antarwilayah seperti Kulonprogo dengan Yogyakarta, Semarang, juga Solo sangat diperlukan. Keberadan tol diharapkan bisa menjawab kebutuhan tersebut.
Hasto yakin jika ini benar-benar diterapkan, maka dua kepentingan, yaitu kebutuhan koneksitas dan tidak merugikan warga bisa dicapai.
Dikatannya, Pemkab Kulonprogo akan membuat perencanaan detail atau Detail Engineering Design (DED) tol. Dia optimis, DED ini bisa selesai pada 2019 karena akan dibantu pihak swasta. "Pengerjaan ini juga lebih sederhana karena pembangunan tol dikerjakan oleh BUMN sehingga dapat lebih cepat daripada jalur Bedah Menoreh," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.