Ngeri! Ponsel Bisa Lebih Kotor dari Toilet, Ini Risikonya
Ponsel ternyata bisa lebih kotor dari toilet dan berisiko picu infeksi. Simak bahaya serta cara membersihkan HP yang benar.
Ilustrasi. /Bisnis-Endang Muchtar
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY memahami kondisi peternak ayam saat ini. Dalam waktu dekat, Pemda akan melakukan evaluasi untuk menyelamatkan peternak ayam di DIY.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan aksi bagi-bagi ayam yang dilakukan Apayo merupakan jalan keluar akibat kelebihan produksi. Produksi ayam berlebih (over supply) tetapi market tidak terserap. "Produksi ayam memang tidak bisa ditunda-tunda. Kalau over supply harga jatuh. Jangan sampai jatuh ke tangan tengkulak, bisa jual mahal lagi," kata Gatot kepada Harian Jogja, Jumat (29/6/2019).
Hanya saja, dia tidak setuju jika cara pembagian dilakukan seperti yang dilakukan Apayo. Menurutnya, lebih bermanfaat jika pembagian ayam diarahkan langsung kepada panti asuhan, pondok pesantren dan kaum dhuafa. Meski begitu, Pemda tidak bisa melakukan intervensi karena hal itu dilakukan atas nama asosiasi.
Gatot menduga, terjadinya over supply ayam menjadi salah satu fakta hingga saat ini peternak ayam belum bisa menerapkan managemen dengan baik. Para peternak harus bisa mengukur serapan atau kebutuhan pasar. "Ini bagian dari musibah karena terjadi di luar prediksi. Setelah Idulfitri pasokan masih ayam melimpah. Kami akan banyak berkomunikasi dengan asosiasi peternak dan mencoba mencari solusinya," katanya.
Kasus tersebut, kata Gatot, menjadi bagian dari evaluasi Pemda terkait pemetaan produksi dan market. Mulai perhitungan jumlah peternak hingga kebutuhan di pasaran. Menurut Gatot, baik produksi maupun market harus selaras dan nyambung. Pemda akan mengevaluasi persoalan dari hulu agar ke depan kasus serupa tidak terulang kembali.
"Sering kali terjadi over produksi sehingga harga jatuh. Ini tidak hanya terjadi pada komoditas ternak tetapi juga di komoditas pertanian. Ini butuh kejelian bisnis, peternak harus jeli juga melihat market," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ponsel ternyata bisa lebih kotor dari toilet dan berisiko picu infeksi. Simak bahaya serta cara membersihkan HP yang benar.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.