BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Galeri Jogja merupakan ruang khusus untuk pemasaran produk lokal di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, beberapa waktu lalu. Di ruang ini, setidaknya ada sembilan produk lokal Kulonprogo yang memiliki stan pemasaran./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONOPROGO—Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) dianggap etalase bagus untuk produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal Kulonprogo. Sudah tiga bulan lebih produk UMKM Kulonprogo dipasarkan di bandara baru dan hasilnya cukup lumayan.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis, yang memproduksi cokelat olahan dari kakao asli Kalibawang bermerek Wondis, Dwi Martuti Rahayu, mengatakan setelah tiga bulan dipasarkan di YIA, produk cokelatnya cukup laris dibeli.
“Setiap Minggu, stok selalu habis dibeli,” tuturnya kepada Harian Jogja, Kamis (11/7/2019).
Setiap pekannya dia biasa menyetok produk olahan cokelat sebanyak 30 bungkus dengan delapan varian rasa yang berbeda.
Di Galeri UMKM Jogja, Wondis dipasarkan dengan sembilan produk lokal Kulonprogo lainnya. Di awal mulai dipasarkan, pembeli hanya dari kalangan berbagai instansi yang berkunjung di YIA. Kini, pembelinya sudah berasal dari penumpang pesawat.
Dwi menuturkan meskipun dari hasil penjualan kurang signifikan tetapi keuntungan datang tidak hanya dari penjualan langsung saja saat di bandara. Efek pemasaran produk didapatkannya setelah ada yang memburu Wondis sampai ke lokasi produksi di Kalibawang.
Salah satu pelaku UMKM lainnya yang produknya dipasarkan di YIA, Himawan Ardhi, mengatakan produk kaus dengan merek Sugriwa Subali sudah mulai laku di bandara sejak awal-awal bulan dipasarkan.
Di bulan pertama, pengelola sampai meminta stok baru untuk dipasarkan kembali. Meski demikian, Himawan harus bisa bersaing agar produk kaus yang dijual tetap bisa dipasarkan di bandara karena per enam bulannya ada evaluasi.
Himawan mengaku dengan dipasarkannya produk kaus tersebut bisa menambah jangkauan pasar dan lebih dikenal. Saat ini, sembilan produk UMKM Kulonprogo yang dipasarkan di YIA yakni Kopi StarProg, Cokelat Wondis, gula semut, cabe kemasan, batik, t-shirt Sugriwa Subali, suvenir gamelan, tenun samiya dan produk fesyen geblek renteng. (Fahmi Ahmad Burhan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.