Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (depan kanan) bersama sejumlah komunitas sepeda Jogja menapaktilasi jejak perjuangan kemerdekaan dalam acara Jogja Merdeka Bersepeda, Jumat (9/8/2019)./Istimewa-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam menyambut HUT ke 74 Kemerdekaan RI, Jogja Bike mengajak Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dan sejumlah komunitas sepeda menapaktilasi jalur perjuangan dengan mengangkat tajuk Jogja Merdeka Bersepeda. Kegiatan ini start dari Tugu Pal Putih dan finis di Kedai Kopi Silol, Kotabaru, Jogja, Jumat (9/8/2019) pagi.
Manajer Komunikasi Jogja Bike, Salsabila, menuturkan rute napak tilas melewati sejumlah jalan yang memiliki nilai sejarah kepahlawanan. "Jogja Merdeka Bersepeda merupakan wujud menghidupkan semamgat kembali para pahlawan," katanya.
Tapak tilas itu dilakukan dari Jalan Mangkubumi ke arah selatan, menyeberangi rel kereta api di sekitar Stasiun Tugu lalu memasuki Jalan Malioboro. Di sini rombongan berbagi makanan dengan sejumlah petugas kebersihan. Tapak tilas lantas dilanjutkan ke Jalan Perwakilan, Jalan Mataram, Jalan Abubakar Ali, Jalan Yos Sudarso, dan terakhir Jalan Suroto.
Beberapa komunitas sepeda yang ikut dalam kegiatan ini di antaranya Pitnik, JLFR, YLRI, Cokro Ontel dan Gowes Jogja. Atas inisiatif komunitas sepeda, sejumlah peserta termasuk Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengenakan kostum pahlawan perjuangan. Sedangkan komunitas Pitnik mengenakan lurik sebagai dresscode.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti berharap Jogja Bike bisa terus dikembangkan sebagai bagian dari alat wisata, untuk menikmati Jogja dengan sensasi bersepeda. "Dengan sepeda bisa menjangkau ke objek wisata, tempat kecil yang tidak bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor," ungkapnya.
Dia mengaku mendukung sepenuhnya gerakan bersepeda, yang salah satunya diwujudkan dengan akan diperbaikinya ruang tunggu khusus sepeda di beberapa simpang empat. "Jalur sepeda juga sudah ada, nanti akan kami perbaiki saya sudah bilang ke Dishub," katanya.
Setidaknya, melalui Jogja Merdeka Bersepeda, kampanye bersepeda bisa semakin diperluas dan lebih optimal. Namun dia juga mengharap dukungan masyarakat agar tidak menyerobit ruang tunggu sepeda yang telah disediakan. "Perlu partisipasi masyarakat jangan dipakai parkir motor mobil tolong perhatikan jalur hijau ruang tunggu di perempatan," kata dia.
Tantangan besar
Komisaris Jogja Bike, Muhammad Aditya, mengaku punya tantangan besar, salah satunya pengembalian sepeda agar bisa antarselter. "Sejauh ini platform kami masih dalam penyempurnaan. Untuk menjamin orang pinjam sekali mengumpulkan kartu identitasnya, itu yang membuat dia harus kembali ke selter awal," kata dia.
Juli lalu, kata dia, Jogja Bike merilis sepeda mountain bike (MTB) sebanyak 10 unit. Hal ini menjadi trobosan bagi wisatawan yang ingin menggunakan sepeda ke rute yang lebih jauh. Selanjutnya, ia berencana menambah sepeda model tandem atau depan-belakang. "Itu menjadi masukan menarik karena menambah sensasi yg bisa sediakan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.