Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan Pesepeda melintasi gerbang masuk Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Senin (19/8/2019)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo mencatat total investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp7,6 triliun. Modal dalam negeri paling banyak berasal dari proyek bandara baru.
Kepala Seksi Data dan Informasi DPMPT Kulonprogo Dheny Setyawati mengungkapkan dari Rp7,6 triliun investasi itu, PMDN tetap paling banyak, yaitu sebesar Rp6,7 triliun. Untuk investasi PMA sebesar Rp889 miliar.
“Untuk PMDN yang paling banyak dari Angkasa Pura 1. Dari awal tahun sampai pertengahan tahun yang dilaporkan sudah mencapai Rp1 triliun,” ungkapnya, Senin (19/8). Selain itu, untuk PMDN ada juga investasi yang cukup besar lainnya seperti konstruksi bangunan sipil sebesar Rp700 miliar dan investasi di industri kosmetik sebesar Rp649 miliar.
Untuk PMA yang paling besar investasinya ada di sektor pertambangan, dengan nilai investasi sampai Rp4 miliar. Untuk PMA juga disokong oleh investasi dari industri seperti kulit dan sarung tangan.
AP 1 sudah melaporkan investasinya dari tahun lalu. Total investasi yang dilaporkan di tahun lalu untuk pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) sebesar Rp4,4 triliun. Dheny menuturkan investasi di YIA mendongkrak investasi lainnya.
Hal yang paling kentara yaitu investasi hotel dan perumahan. Namun, di tahun ini, laporan investasi hotel maupun perumahan belum ada satu pun yang sudah masuk. Padahal, menurut catatan DPMPT, ada satu hotel yang sudah investasi ditunjukan dengan pengisian Online Single Submission (OSS) dan sudah berizin di tahun ini.
Sementara, untuk perumahan ada dua yang sudah berinvestasi dan berizin. “Tapi karena LKPM [Laporan Kegiatan Penanaman Modal] mereka belum dilaporkan, jadinya belum tercatat di realisasi investasi, kalau izinnya sudah didapatkan,” ungkap Dheny.
Kepala Seksi Fasilitasi dan pengembangan DPMPT Kulonprogo Saryanto mengatakan upaya dalam meningkatkan capaian investasi ditujukan dengan adanya Peraturan Daerah No.21/2012 tentang Perlindungan Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dan Perbup No.62/2015 tentang Tata Cara Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
Pemkab Kulonprogo juga memberikan fasilitas di sektor industri guna menarik minat investasi. “Difasilitasi gardu induk. Diperbaiki infrastruktur jalan. Akses investor yang ke Kawasan Industri Sentolo ada kerja sama dengan Pemda DIY untuk bangun jalan yang sesuai dengan kawasan industri,” kata Saryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.