Kulonprogo Siapkan Perda untuk Lindungi Nelayan dan Petambak Garam
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Droping air di tangki berkapasitas 5.100 liter yang berlokasi tidak jauh dari rumah Kamiran warga yang meminta bantuan air untuk keperluan hajatan khitanan cucunya, Senin (3/8/2026). Harian Jogja/Khairul Ma'arif.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Musim kemarau yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir mulai berdampak pada kebutuhan air bersih warga di Kabupaten Kulonprogo.
Penurunan debit air sumur membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air dalam jumlah besar, termasuk untuk pelaksanaan hajatan. Kondisi itu dialami warga Padukuhan Tangkisan III, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, yang harus meminta bantuan droping air agar agenda khitanan keluarga tetap dapat berlangsung sesuai rencana.
Bantuan tersebut diterima Kamiran yang tengah mempersiapkan hajatan khitanan cucunya pada Kamis (6/8/2026). Air bersih dibutuhkan tidak hanya untuk konsumsi tamu, tetapi juga menunjang aktivitas dapur umum selama acara berlangsung.
Kamiran mengaku sehari-hari tidak memiliki sumur pribadi sehingga memanfaatkan sumur milik tetangga secara bersama-sama. Namun, debit air sumur yang terus menurun selama kemarau dipastikan tidak mampu memenuhi kebutuhan hajatan.
"Saya sendiri gak punya sumur, sehari-hari sumurnya berbagi dengan tetangga jadi sumurnya dibagi dua. Kalau buat hajatan tidak cukup jadi minta bantuan droping air," katanya kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Senin (3/8/2026).
Debit Air Sumur Turun Saat Kemarau
Persiapan hajatan di rumah Kamiran telah dimulai. Sejumlah tetangga bergotong royong memasang tenda di halaman rumah sebagai bagian dari persiapan acara yang akan digelar pada Kamis mendatang.
Di depan rumah juga telah tersedia toren penampungan air berkapasitas 5.100 liter yang digunakan untuk menampung pasokan air hasil droping.
Kamiran menuturkan kondisi sumur saat musim hujan sangat berbeda dibandingkan ketika kemarau seperti sekarang. Saat curah hujan tinggi, air sumur tetap melimpah meski dipompa menggunakan mesin.
"Kalau musim hujan sumurnya disedot sanyo airnya itu tidak habis, sedangkan kalau kemarau kaya gini habis sehingga untuk hajatan butuh bantuan tambahan air," lanjutnya.
Lokasi rumah Kamiran berada di kawasan perbukitan Kokap yang memiliki kondisi tanah relatif tandus. Kondisi tersebut menyebabkan cadangan air tanah terbatas sehingga debit sumur turun drastis ketika kemarau berlangsung cukup lama.
SAR Sigap Salurkan Air Bersih
Relawan SAR Sigap Kulonprogo, Agus Armanto, mengatakan bantuan yang disalurkan ke rumah Kamiran berupa satu tangki truk berisi sekitar 4.000 liter air bersih.
Menurutnya, air yang didistribusikan berasal dari Bayeman, Temon. Air tersebut telah dipastikan layak dikonsumsi sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak, minum, maupun keperluan rumah tangga lainnya.
"Airnya kita ambil dari Bayeman Temon, sehat tidak berbau bisa dikonsumsi," ungkapnya.
Armanto menjelaskan warga yang mengalami kekurangan air selama musim kemarau dapat mengajukan permohonan bantuan droping air kepada SAR Sigap apabila kondisinya memang mendesak.
Menurutnya, layanan droping air dari relawan SAR Sigap menjadi salah satu alternatif bantuan selain distribusi air bersih yang dilakukan oleh BPBD Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.