Krisis Air Imogiri Bantul, 50.000 Liter Air Bersih Disalurkan

Yosef Leon
Yosef Leon Kamis, 17 September 2026 23:27 WIB
Krisis Air Imogiri Bantul, 50.000 Liter Air Bersih Disalurkan

Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman bersama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY Syarif Guska Laksana saat menyalurkan bantuan air bersih di sejumlah dusun di Imogiri, Bantul, Kamis (17/9/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon.

Harianjogja.com, BANTUL—Krisis air bersih masih melanda sejumlah wilayah di Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Kondisi tersebut mendorong Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman bersama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY Syarif Guska Laksana menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Sebanyak 20 tangki air bersih didistribusikan ke sejumlah dusun di Imogiri. Khusus untuk warga Kampung Butuh dan Trukan, Kalurahan Sriharjo, sebanyak 10 tangki atau sekitar 50.000 liter air disalurkan pada Kamis (17/9/2026).

Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan warga Kampung Butuh dan Trukan masih membutuhkan bantuan air bersih lantaran dampak kekeringan masih dirasakan hingga saat ini.

"Terima kasih kepada Bapak Gandung Pardiman yang sudah memberikan dukungan air bersih kepada warga kami. Tahun ini Butuh dan Trukan masih membutuhkan dukungan air bersih karena masih mengalami dampak kekeringan," ujarnya.

Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. "Mudah-mudahan berkah dan manfaat untuk seluruh warga masyarakat di Kampung Butuh dan Trukan ini pada khususnya," katanya.

Gandung Pardiman mengatakan penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari relawan Gandung Pardiman Center (GPC) terkait kondisi sejumlah wilayah di Imogiri yang mengalami krisis air bersih.

"Berdasarkan laporan relawan ada beberapa dusun di Imogiri yang mengalami krisis air bersih. Oleh karena itu, kami secepatnya melakukan penyaluran bagi warga terdampak," kata Gandung.

Menurut dia, dari total 20 tangki yang disalurkan, 10 tangki diberikan kepada warga di Sriharjo. Sementara 10 tangki lainnya didistribusikan ke wilayah lain di Kapanewon Imogiri yang juga membutuhkan pasokan air. "Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin," ujarnya.

Dukuh Trukan, Andri Priyanto mengatakan Kampung Butuh dan Trukan dihuni sekitar 130 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 476 jiwa. Menurutnya, kekeringan menjadi persoalan yang berulang setiap tahun, terutama ketika musim kemarau berlangsung panjang.

"Kami sangat apresiasi bantuan ini dari Bapak Gandung dan jajaran. Mudah-mudahan dengan air bersih yang telah diberikan ini bisa bermanfaat kepada warga kami yang mengalami kekeringan," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online