Kereta Bandara YIA Jumat 21 Agustus, Ini Jadwal Lengkapnya
Jadwal Kereta Bandara YIA Jumat 21 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan menuju dan dari YIA.
Kabid Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo (ketiga dari kanan), menyerahkan wayang kepada dalang Ki Prasetyo Banar Wicaksono, Minggu (25/8/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Desa Gading, Kecamatan Playen, menggelar rangkaian tradisi Bersih Desa atau Rasulan yang dimulai Jumat (23/8/2019) hingga Minggu (25/8/2019). Dengan dukungan Dinas Pariwisata DIY, acara Bersih Desa Gading yang merupakan wujud rasa syukur warga kepada Tuhan yang Maha Esa ini mendapat sambutan antusias. Pada rangkaian acara bersih desa yang digelar Minggu diadakan Kenduri Rasulan di masing-masing dusun. Selama acara berlangsung, warga dari Dusun Gading I hingga Gading IV ikut terlibat bergotong-royong demi suksesnya acara.
Panitia acara Bersih Desa, Sugiyanto, mengatakan bersih desa merupakan acara rutin yang dilaksanakan warga Gading setahun sekali dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat warga untuk mencintai seni dan budaya. Bersih desa tahun ini dilaksanakan dengan tema Menyongsong Desa Wisata karena di Desa Gading terdapat beberapa wisata yang berkembang seperti Hutan Bunder, Sendang Mole, pabrik penyulingan kayu putih dan wisata lainnya.
“Dusun Gading ingin mengenalkan wisata budaya yang dimiliki selain keindahan alam yang ada. Tak hanya kesenian yang dihadirkan dalam rangkaian Bersih Desa Gading, kami juga menggelar kegiatan olahraga seperti sepak bola dan kegiatan kerohanian yakni pengajian akbar,” kata Sugiyanto dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (27/8/2019).
Puncak acara bersih desa diselenggarakan pergelaran wayang kulit menampilkan dalang Ki Prasetyo Banar Wicaksono dengan mengambil lakon Wahyu Cakraningrat. Pagelaran wayang tersebut menceritakan kisah para kesatria saling berlomba untuk mendapatkan Wahyu Cakraningrat yang merupakan cikal bakal raja-raja di Tanah Jawa.
Kabid Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, mengaku jajarannya mendukung dan menfasilitasi segala bentuk kegiatan seni maupun budaya. Hal ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada para pelaku seni agar terus melestarikan kesenian. “Desa Gading berpotensi menjadi desa yang dicari oleh masyarakat luar karena keberadaannya sebagai desa yang mampu nguri-uri budaya sekaligus memiliki tempat-tempat wisata alam yang indah. Hal ini tentu saja dapat memperkuat eksistensi desa dengan berbagai potensinya, sehingga menuju desa yang adiluhung dan dikenal oleh masyarakat luas,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Kereta Bandara YIA Jumat 21 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan menuju dan dari YIA.
MotoGP 2027 memakai mesin 850 cc dan diperkirakan kehilangan sekitar 50 HP. Aprilia menilai tenaga mesin justru akan semakin penting.
Thailand pangkas masa tinggal bebas visa jadi 30 hari mulai 15 September 2026. WNI tetap bebas visa, aturan masuk darat lebih fleksibel. Simak selengkapnya!
Pasar Prawirotaman Pertahankan SNI, Disdag Dorong Pasar Rakyat Adaptif Hadapi Digitalisasi
Google dikabarkan akan memindahkan seluruh produksi Pixel, smartwatch dan earbud dari China mulai 2027. India dan Vietnam menjadi basis baru.
Penelitian Berkeley Lab menemukan atap mobil perak bisa 25 derajat Celsius lebih dingin dari mobil hitam. Simak pengaruh warna terhadap panas kabin.