Libur Kenaikan Yesus, Pemkab Gunungkidul Raup PAD Wisata Rp516 Juta
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Ilustrasi. /Solopos-Agoes Rudianto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tahapan Pilkades Serentak 2019 di Gunungkidul sudah dimulai. Di tahap awal pemerintah desa mulai membentuk kepanitiaan yang menangani pelaksanaan pemilihan dari awal hingga penetapan calon terpilih.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M. Farkhan, mengatakan jajarannya menyosialisasikan pelaksanaan Pilkades Serentak 2019. Untuk saat ini tahapan sudah dimulai ditandai dengan pembentukan panitia pemilihan di tingkat desa. “Panitia di tingkat desa masih dalam proses pembentukan. Mudah-mudahan 56 desa yang ikut pilkades segera membentuk unsur kepanitiaan,” kata Farkhan kepada wartawan, Selasa (27/8/2019).
Dia menjelaskan di dalam pilkades serentak ada berapa tahapan yang harus dilalui. Setelah panitia dibentuk dilanjutkan dengan pembekalan panitia. Setelah itu panitia menyusun tata tertib pemilihan yang mengacu pada peraturan yang dibuat oleh Pemkab. “Ini masih di tahap awal. Nanti ada proses pendaftaran bakal calon, penetapan calon, penyusunan daftar pemilih hingga pelaksanaan pemilihan dan penetapan kades terpilih,” katanya.
Farkhan mengatakan gelaran pilkades dilakukan pada 27 November 2019. Guna menyukseskan pemilihan Pemkab sudah mengalokasikan anggaran Rp3,1 miliar. “Anggaran ini dalam bentuk hibah yang diberikan ke masing-masing desa yang menyelenggarakan pemilihan,” ujar dia.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sujoko, berharap pilkades bisa berjalan dengan lancar sama seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya. “Kami sudah mengelar pilkada serentak di 2015 dan 2018. Untuk tahun ini merupakan gelombang ketiga,” katanya.
Sujoko menambahkan, untuk menyukseskan dalam pemilihan Pemkab juga sudah mendapatkan hibah ribuan kotak suara dari KPU Gunungkidul. Rencanannya kotak alumunium ini digunakan pada saat pemilihan berlangsung.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Suyanto, mengatakan geliat pilkades di desanya sudah mulai terlihat. Untuk saat ini anggota BPD tengah menyusun panitia pemilihan. “Masih dalam proses dan mudah-mudahan bisa segera dibentuk sehingga tahapan pilkdes bisa segera dijalankan,” kata Suyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.