Ekonom Soroti Shadow Economy Indonesia yang Capai 23,8% GDP
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, SLEMAN— Seorang pemuda berinisial LN (20), warga Bantul, diamankan jajaran Polsek Ngaglik setelah kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin di kawasan Jalan Palagan, Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman. Saat diamankan, pelaku diketahui dalam kondisi mabuk dan meresahkan warga sekitar.
Kasus ini terungkap pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas yang sedang melakukan patroli gabungan dari Unit Reskrim dan Samapta Polsek Ngaglik menerima laporan masyarakat terkait seorang pengendara sepeda motor yang diduga berada dalam pengaruh alkohol.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, tepatnya di Dusun Wonorejo, Kalurahan Sariharjo.
“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki tersebut. Dari hasil pemeriksaan badan, ditemukan senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di bagian pinggang pelaku,” jelas Argo, Selasa (19/5/2026).
Penemuan senjata tajam tersebut langsung membuat petugas mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Ngaglik untuk proses hukum lebih lanjut. Selain celurit, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku saat kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku tidak dapat menunjukkan izin kepemilikan senjata tajam tersebut. Polisi kini masih mendalami motif pelaku membawa celurit, termasuk kemungkinan adanya rencana tindak kriminal atau sekadar membawa tanpa tujuan jelas.
Langkah cepat aparat kepolisian ini dinilai berhasil mencegah potensi gangguan keamanan yang lebih besar di wilayah Sleman, khususnya di kawasan yang dikenal cukup ramai pada malam hari seperti Jalan Palagan.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memperkuat proses penyidikan. Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.
Argo mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membawa senjata tajam tanpa izin resmi. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk orang yang membawa senjata tajam di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama, serta menjauhi tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Konser Amal OM Lorenza akan digelar di Alun-Alun Wonosari, Jumat 9 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Gunungkidul ke-196.
Angka pernikahan di Wonosari dan Gunungkidul menunjukkan tren menurun. Pendidikan, karier, ekonomi, jumlah penduduk, hingga relasi digital disebut menjadi fakto
5 rekomendasi laptop untuk desain grafis dan editing video dengan GPU bertenaga, RAM besar, serta layar berakurasi warna tinggi.
Survei World Values Survey menunjukkan 73,5% responden Indonesia percaya ada kehidupan setelah kematian. Indonesia berada di posisi ketujuh Asia.
Pekerja laboratorium di Irkutsk meninggal setelah pneumonia berat. Rusia memantau sekitar 200 kontak, tetapi pes belum dikonfirmasi.