Kasus Pungli Alkid Jogja Meluas, Polisi Periksa 14 Orang
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi klitih kembali memicu korban jiwa di Kota Jogja. Seorang pelajar berinisial AA, 17, meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Minggu (17/5/2026) dini hari.
Korban yang diketahui merupakan warga Kemantren Ngampilan itu mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam di depan SMAN 3 Jogja, Jalan Yos Sudarso. Polisi kini masih memburu para pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani HS, membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” kata Dani, Minggu (17/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 03.30 WIB saat korban sedang berboncengan sepeda motor bersama rekannya melintas di wilayah Jalan Magelang.
Di lokasi tersebut, korban diduga mulai dibuntuti oleh rombongan pelaku yang juga menggunakan sepeda motor.
Aksi pengejaran kemudian berlangsung hingga menuju kawasan Kotabaru. Situasi semakin mencekam ketika kendaraan korban sampai di depan pintu selatan SMAN 3 Jogja.
Saat motor berhenti, korban turun dari kendaraan. Namun, kelompok pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam.
“Sesampainya di depan pintu selatan, korban turun dari sepeda motor dan kemudian langsung dianiaya oleh pelaku menggunakan senjata tajam,” ujar Dani.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Dalam kondisi terluka parah, korban sempat dibonceng rekannya untuk mencari pertolongan medis. Namun ketika melintas di Jalan I Dewa Nyoman Oka, tubuh korban terjatuh dari sepeda motor akibat kondisinya yang terus melemah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan darurat dan membantu proses evakuasi korban.
“Korban sempat ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans milik gereja,” katanya.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya.
Hingga Minggu siang, aparat Satreskrim Polresta Jogja masih melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur yang dilalui korban dan pelaku.
Polisi juga masih mendalami jumlah pelaku serta motif di balik aksi klitih maut tersebut. Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok remaja di wilayah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
WIG 2026 di Yogyakarta mengangkat cita rasa dan cerita kuliner Indonesia menjadi narasi global sekaligus mendorong ekonomi gastronomi.
Jusuf Hamka resmi menjadi anggota Wantimpres Prabowo. Simak profil, bisnis jalan tol, kiprah politik, dan perjalanan hidup Babah Alun.
Pemkot Magelang menyiapkan lima kampung wisata dari delapan kelurahan nominasi. Penetapan dilakukan melalui SK Wali Kota Magelang.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut gaji manajer KDKMP bersumber dari APBN dengan pendapatan Rp6,8 juta-Rp8,3 juta per bulan.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.