Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelaku penyerangan dengan korban seorang remaja berinisial FS di Galur, Kulonprogo berhasil ditangkap polisi. Tim Gabungan Polres Kulonprogo menangkap sembilan orang yang diduga pelaku penyerangan dengan senjata tajam (sajam) tersebut.
Kesembilan pelaku penyerangan dengan sajam terhadap FS itu adalah ZFS, 18; FDP, 16; dan AAF, 16 yang semuanya dari Galur. Dua pelaku lain yaitu MR, 17 dan YEP, 17, dari Bantul. Sedangkan tiga remaja lain belum diketahui daerah asalnya yaitu SRB, 18; IWP, 17; dan RFK, 17.
Kejadian penyerangan itu terjadi pada Minggu (1/9/2024) sore hari. Setelah kejadian nahas yang menimpa FS itu, Tim Gabungan Polres Kulonprogo beserta personel Polsek Galur langsung bergerak cepat dengan menangkap sembilan terduga pelaku itu pada Minggu malam.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, AKP Triatmi Noviartuti menjelaskan bahwa terduga pelaku penyerangan ini ditangkap pada pukul 23.30 WIB, Minggu kemarin. Dia menjelaskan seluruh pelaku dugaan penyerangan ini berstatus sebagai pelajar.
Tim gabungan Polres Kulonprogo tersebut, jelas Novi, juga menyita sejumlah barang bukti penyerangan, yaitu tiga celurit, satu pedang, dan dua sepeda motor yang diduga digunakan saat kejadian tersebut.
Kini sembilan remaja itu masih terus diperiksa di Polsek Galur. "Setelahnya mereka akan segera dilimpahkan ke Polres Kulonprogo," kata Novi, Senin (2/9/2024).
Novi menjelaskan kejadian penyerangan itu bermula saat korban FS yang merupakan warga Kapanewon Lendah dalam perjalanan pulan dari Panjatan. "FS pulang dengan teman-temannya menggunakan sepeda motor, lalu diadang segerombolan remaja lain," ujar dia.
Saat mengadang korban FS dan temannya itu, rombongan pelaku penyerangan menyabetkan celurit. Sabetan celurit itu mengenai FS, tak hanya sekali sajam itu diayunkan beberapa kali ke tubuh korban.
Akibatnya, korban mengalami empat luka akibat serangan itu. "Setelahnya korban dibawa ke RS Rizki Amalia Lendah, kini sudah dibawa pulang dengan status rawat jalan," tutur Novi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.