Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Ombak Pantai Glagah sempat naik cukup tinggi ke bibir pantai, sampai ke kawasan payung yang biasanya dipakai wisatawan untuk bersantai, Kamis (11/4/2024) pagi. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kunjungan wisatawan ke Pantai Galagah, Kapanewon Temon menurun pada libur Lebaran 2025 dibanding tahun lalu. Adanya isu tsunami beberapa waktu lalu yang diduga menyebabkan wisatawan khawatir dan mengurungkan niat berkunjung ke sana.
Data Desa Wisata Glagah mencatat sejauh ini kunjungan terbanyak pada Kamis (3/4/2025) kemarin dengan 11.600 orang. Padahal kunjungan terbanyak pada lebaran tahun lalu mencapai 16 ribu wisatawan pada hari puncaknya.
Ketua Desa Wisata Glagah, Bayu Putro Puspo mengatakan penurunan jumlah wisatawan itu karena isu tsunami yang beredar tanpa penjelasan komprehensif. “Padahal tsunami itu tidak bisa diperkirakan kapan pastinya, kami juga sudah punya strategi dan mitigasi bencana ini,” jelasnya, Jumat (4/4/2025).
BACA JUGA: Pemkab Lakukan Identifikasi Bangunan Liar di Pinggir Pantai
Bayu menyebut kesiapan mitigasi tsunami Desa Wisata Glagah juga diakui oleh UNESCO. “Jadi tidak perlu khawatir soal keamanan kami sudah terlatih dan siap,” terangnya.
Penurunan kunjungan wisatawan, menurut Bayu, juga disebabkan manajemen lalu lintas arus lebaran ini.
“Di perempatan barat Jembatan Glagah yang baru itu lampu merahnya diubah, arus dari utara dan selatan jadi satu arah jadi membingungkan wisatawan,” paparnya.
Libur lebaran yang menyisakan beberapa hari kedepan, lanjut Bayu, diharapkan dapat mendongkrak jumlah kunjungan yang ada.
“Sejauh ini kebanyakan wisatawan dari Jawa Tengah, harapan kami kedepan ini bisa menambah. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami jamin keamanannya,” tuturnya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Kulonprogo, Aris Widiatmoko membenarkan pengamanan yang maksimal tersebut. “Sejauh ini juga aman, tidak ada kecelakaan atau lainnya. Kami berjaga 24 jam pada musim lebaran ini,” ungkapnya.
Aris menjelaskan personilnya juga diturunkan semua untuk momen libur lebaran ini sedangkan tinggi gelombang laut juga normal dengan dibawah tiga meter. “Rambu-rambu keamanan juga dipastikan berfungsi maksimal, petugas juga sigap siaga terus,” katanya.
Sisa hari libur lebaran ini, sambung Aris, juga dipastikan keamanan di Pantai Glagah.
“Imbauan kami agar menjaga keamanan bersama untuk tetap hati-hati, terutama orang tua yang membawa anak-anak supaya dipantau terus,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan