DPRD Kulonprogo Soroti 18 Guru Mundur Pilih Jadi Karyawan SPPG
DPRD Kulonprogo soroti 18 guru JLOP mundur di 2026, dinilai sebagai alarm serius sistem pendidikan daerah.
Salah satu pengolah lele asap di Padukuhan Jati menunjukan cara pengolahannya dengan dibakar belum lama ini. /Harian Jogja-Khairul Ma'arif.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kampung Lele Asap di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, resmi diluncurkan sebagai sentra olahan kuliner khas Kulonprogo. Pemerintah daerah berharap kawasan tersebut tidak hanya menjadi pusat produksi lele asap, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata kuliner dan edukasi berbasis perikanan.
Produk lele asap dari Padukuhan Jati selama ini diketahui telah memiliki pasar cukup besar, terutama di Kabupaten Bantul. Setiap hari, penjualan lele asap dari kawasan tersebut disebut mampu mencapai sekitar 450 kilogram. Dengan adanya peresmian kampung lele asap, pasar diharapkan semakin luas sekaligus memperkuat identitas kuliner khas Kulonprogo.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Drajat Purbadi, mengatakan saat ini terdapat 32 pengolah aktif lele asap di Padukuhan Jati. Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi pusat kuliner yang terintegrasi dengan paket wisata di wilayah pesisir selatan Kulonprogo.
Ia menjelaskan konsep wisata yang disiapkan akan menghubungkan sejumlah destinasi, mulai dari pelepasan tukik di Pantai Trisik, kawasan Jembatan Kabanaran, hingga wisata kuliner lele asap di Padukuhan Jati.
“Menariknya, 80 persen pemasaran kita justru lari ke Bantul. Untuk menjaga eksistensi dan agar identitas produk ini tidak diklaim wilayah lain, kami sedang mendaftarkan Indikasi Geografis (IG) ke kementerian agar Lele Asap Jati sah menjadi hak milik intelektual desa ini dan menjadi ikon khas Kulonprogo,” katanya kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).
Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berkomitmen mengintegrasikan Kampung Lele Asap Jati ke dalam paket wisata strategis daerah. Menurutnya, wisata berbasis kuliner dapat menjadi alternatif baru yang memperkuat sektor pariwisata Kulonprogo.
Ia menilai keberadaan puluhan pengolah aktif lele asap di Padukuhan Jati berpotensi menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra utama wisata kuliner sekaligus edukasi pengolahan hasil perikanan di Kulonprogo.
“Kulonprogo ini ibarat negeri Astina yang kaya, ada gunung, daratan, dan lautan. Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari pusat, kita optimis bisa menghapus predikat kabupaten termiskin dan bangkit menjadi daerah yang makmur,” jelas Ambar.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislautkan Kulonprogo, Wakhid Purwosubiyantara, menambahkan peresmian Kampung Lele Asap menjadi langkah konkret untuk membangun identitas produk lokal. Menurutnya, selama ini lele asap khas Padukuhan Jati belum memiliki branding maupun logo resmi yang kuat sebagai produk unggulan Kulonprogo.
“Belum punya branding, belum punya logo dan belum punya pengakuan bahwa lele asap punya Kulonprogo didaftarkan ke Indikasi Geografi agar memiliki hak intelektual,” tegasnya.
Wakhid memastikan Dislautkan Kulonprogo akan terus memberikan pendampingan kepada para pengolah melalui pelatihan hingga pengusulan bantuan pengolahan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pemasaran lele asap khas Kulonprogo.
Menurutnya, lele asap dari Padukuhan Jati memiliki karakteristik rasa yang berbeda dibanding produk serupa dari daerah lain. “Cita rasanya lebih crunchy, smoki atau lebih sangit itu kata KKP,” tandasnya. Seluruh bahan baku lele yang digunakan dalam produksi lele asap tersebut juga dipastikan berasal dari wilayah Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo soroti 18 guru JLOP mundur di 2026, dinilai sebagai alarm serius sistem pendidikan daerah.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.