BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang lansia ditemukan meninggal dunia di Jalan Sermo, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (6/5/2026) pagi. Temuan ini pertama kali diketahui warga yang hendak mencari rumput sekitar pukul 06.45 WIB, saat korban sudah dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menyampaikan korban berinisial KW (83), warga Kokap. Warga yang menemukan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Hargowilis.
“Setelah itu Tim Inafis bersama Puskesmas dan PMI datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap KW,” katanya kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).
Hasil penelusuran awal menunjukkan korban diketahui kerap melintasi area sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sehingga tidak melaporkannya lebih lanjut kepada kepolisian, dan jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Memang sudah sepuh dan mempunyai riwayat sakit-sakitan sehingga keluarga sudah menerima kejadian ini,” lanjut Sarjoko.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka luar pada tubuh korban. Atas permintaan keluarga yang menerima kejadian tersebut, autopsi kemungkinan besar tidak akan dilakukan.
Sarjoko menjelaskan, tidak ada saksi yang mengetahui secara pasti detik-detik meninggalnya korban karena saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tergeletak di jalan.
“Saksi satu sedang akan mencari rumput melihat korban tergeletak di jalan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyebab pasti meninggalnya korban tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan tidak dapat disimpulkan hanya dari satu kejadian di lapangan. Selama ini korban diketahui dirawat oleh pihak keluarga, namun belum diketahui secara pasti alasan korban berada di lokasi saat kejadian.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama yang sudah lanjut usia.
Sementara itu, Lurah Hargowilis, Warsidi, menuturkan korban memang kerap keluar rumah dan berkeliling di lingkungan sekitar. Pihak keluarga, kata dia, sebenarnya telah mengingatkan agar korban lebih sering berada di rumah.
“Tadi hari ini juga jalan ke luar mungkin pingsan tidak ada yang mengetahui satu pun penanganannya telat jadi meninggal dunia,” tuturnya. Korban kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga, sementara riwayat penyakitnya tidak diketahui secara pasti, meski dipastikan korban sudah berusia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.