Dispar Kulonprogo Pertemukan 30 Pengelola Wisata dengan Buyer Jateng-DIY
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.
Ilustrasi, petugas melayani warga yang mengecek status bantuan sosial melalui gawai saat uji coba perlindungan sosial digital di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026)./Antara--Diskominfo Surabaya
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Kulonprogo menggenjot pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital. Langkah ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Pelatihan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas para agen Perlinsos serta pendamping sosial lapangan dalam mengawal proses pendaftaran program Perlinsos atau Bansos Digital.
Upaya percepatan dilakukan menyusul keputusan pemerintah pusat untuk mengintegrasikan data penerima bantuan sosial ke dalam portal digital. Karena itu, pendamping di lapangan diharapkan mampu membantu warga mengikuti proses pendaftaran dengan lebih optimal.
Percepatan Pendaftaran Warga
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos PPPA Kulonprogo, Dian Putera Karana, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian percepatan pendaftaran warga ke sistem digital.
“Pada tahun ini, tahun 2026, kita harus segera melakukan percepatan pendaftaran warga, semua warga, terkhusus warga yang selama ini menerima bantuan sosial untuk masuk ke dalam portal Perlinsos atau Bansos Digital,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/9/2026).
Dian mengatakan Pemkab Kulonprogo juga telah membangun kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan program tersebut. Koordinasi dilakukan dengan melibatkan berbagai instansi terkait yang membidangi urusan masing-masing.
Para pendamping sosial yang ditempatkan sebagai agen Perlinsos diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi di lapangan. Selain mendapatkan pembekalan teknis, peserta pelatihan juga memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan cakupan pendaftaran Perlinsos di wilayah Kulonprogo.
255 Agen Perlinsos Telah Terdaftar
Berdasarkan data terintegrasi hingga saat ini, jumlah agen Perlinsos yang telah terdaftar di Kulonprogo mencapai 255 orang.
Sementara itu, pendaftaran bantuan sosial mencatat 1.795 pendaftar untuk Bansos Sembako/BPNT dan 1.775 pendaftar untuk PKH.
Secara akumulatif, terdapat 1.832 Kepala Keluarga (KK) yang telah terdaftar. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,15 persen dari total 159.770 KK di Kulonprogo.
Dian menegaskan angka pendaftaran tersebut masih terus bergerak dinamis hingga batas waktu akhir tahun 2026.
“Sampai akhir 2026. Ya ini kan prosesnya kan kita semua pengampu urusan sosial, termasuk Dukcapil nanti yang mem-backup dan Kominfo yang mempublikasi, kita berharap ini maksimal. Jadi tidak hanya warga penerima bansos, tapi semua warga nanti masuk untuk melakukan pendaftaran, dari pendaftaran hingga pengusulan,” ujarnya.
Warga Bisa Mengajukan Sanggahan
Dian menjelaskan proses pendaftaran Perlinsos Digital tidak berhenti pada masuknya data warga ke dalam sistem. Setelah dilakukan pengusulan, status kelayakan warga juga dapat diketahui.
“Nanti kalau misalnya layak, alhamdulillah, kalau tidak layak bisa melakukan cross check apa yang menjadi alasan tidak layak, boleh melakukan sanggah atau komplain, gitu,” imbuh Dian.
Pendaftaran Perlinsos Digital juga dapat dilakukan secara mandiri. Warga perlu memastikan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah aktif melalui pendampingan Dukcapil setempat.
Dengan sistem tersebut, proses pendataan diharapkan tidak hanya mencakup warga yang selama ini menerima bantuan sosial. Seluruh warga juga diarahkan untuk masuk ke dalam sistem digital, mulai dari proses pendaftaran hingga pengusulan bantuan sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Onsen Resort Kaliurang menghadirkan konsep akomodasi yang memadukan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman
Indomaret bersama MY BABY menggelar Posyandu Satu Hati di Kota Magelang untuk mendukung penanganan stunting melalui edukasi tumbuh kembang dan bantuan sarana ke