Dugaan Pelecehan Seksual di SMAN 1 Sentolo, My Esti Desak Sanksi Tegas
Dugaan pelecehan seksual di SMAN 1 Sentolo mendapat sorotan My Esti Wijayati yang mendesak sanksi tegas dan perlindungan bagi siswa pelapor.
Direktur BPD DIY, Santoso (kiri) bersama Bupati Kulonprogo, Agung (kanan) saat peletakan batu pertama pemberian bantuan bedah rumah di Kalurahan Sukoreno, Sentolo belum lama ini./Istimewa-Humas Pemkab Kulonprogo -
Harianjogja.com, KULONPROGO— Bank BPD DIY menyalurkan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo. Salah satu program tersebut berupa bedah 15 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di sejumlah kapanewon.
Penyaluran CSR tersebut dilakukan dengan melibatkan Pemkab Kulonprogo dan sejumlah pihak lainnya, termasuk Baznas. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kulonprogo, Aspiyah, mengatakan bantuan RTLH menjadi salah satu bentuk kebersamaan berbagai pihak dalam membantu masyarakat.
“Bank BPD DIY membantu 15 unit rumah tidak layak huni, kemudian Baznas 81 unit, dan dari persembahan teman-teman yang beragama Nasrani juga memberikan bantuan tiga unit,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (25/9/2026).
Bantuan RTLH Diverifikasi Berjenjang
Aspiyah mengatakan penerima bantuan tidak ditentukan secara sembarangan. Proses verifikasi dan validasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kalurahan, kapanewon hingga kabupaten.
Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan RTLH diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria dan benar-benar membutuhkan.
Penerima manfaat bantuan RTLH dari Bank BPD DIY sebanyak 15 unit tersebar di Kapanewon Wates, Temon, Galur, Lendah, Sentolo, Pengasih, Kokap, Girimulyo, Nanggulan dan Samigaluh.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, mengatakan sasaran program tersebut adalah masyarakat Kulonprogo yang tidak mampu dan memiliki hunian yang tidak layak.
Menurut dia, sebagai bank daerah milik pemerintah, Bank BPD DIY memiliki kewajiban moral dan sosial untuk ikut membantu mengentaskan kemiskinan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Dengan kebersamaan inilah kita bisa mengatasi masalah. Mudah-mudahan kegiatan ekonomi Bapak-Ibu bisa meningkat, bisa berdaya untuk menghidupi keluarga, dan memiliki tempat yang aman untuk berteduh,” ujarnya.
CSR BPD DIY Menyasar Delapan Sektor
Program CSR Bank BPD DIY di Kulonprogo tidak hanya menyasar pembangunan rumah warga. Bantuan juga diberikan dalam berbagai bentuk untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pelayanan publik.
Aspiyah menyebut bantuan tersebut antara lain berupa beasiswa pendidikan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo.
Bank BPD DIY juga memberikan alat peraga transportasi serta branding bus Transigrak kepada Dinas Perhubungan. Selain itu, terdapat bantuan pembangunan gapura kepada Dinas Tenaga Kerja Kulonprogo.
Dukungan lainnya diberikan untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung Lapangan Kalurahan Palihan serta pengecoran lantai Gedung Serbaguna Kalurahan Pagerharjo.
Bank BPD DIY juga membantu rehabilitasi kendaraan Rescue Tactical Unit (RTU) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulonprogo.
Selain itu, terdapat bantuan dua unit motor sampah untuk Lumbung Mataraman Giripeni.
Santoso mengatakan terdapat delapan sektor yang mendapat dukungan melalui CSR Bank BPD DIY. Mayoritas dana tersebut berasal dari hasil pengelolaan dana daerah dan kegiatan perbankan yang kemudian dikembalikan untuk masyarakat.
“Pada kesempatan ini delapan sektor yang kita bantu melalui CSR yang mayoritas dari hasil pengelolaan dana daerah dan kegiatan perbankan sehingga dikembalikan untuk masyarakat,” tegasnya.
BPD DIY Apresiasi Kolaborasi di Kulonprogo
Santoso mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Kulonprogo, pemerintah kalurahan, Baznas, serta masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
Menurut dia, sinergi berbagai pihak diperlukan agar persoalan sosial di masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo.
“Kita akan kawal untuk membantu Kulonprogo supaya pada ulang tahun berikutnya masyarakatnya lebih sejahtera,” katanya.
Melalui berbagai program tersebut, Bank BPD DIY menegaskan komitmennya untuk menjalankan tanggung jawab sosial sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan pelecehan seksual di SMAN 1 Sentolo mendapat sorotan My Esti Wijayati yang mendesak sanksi tegas dan perlindungan bagi siswa pelapor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.