Road to MJM 2026: Bukan Sekadar Ajang Lari Bergengsi
Menyambut ajang lari bergengsi dan berskala internasional Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, Bank Mandiri memperkuat sinerginya dengan masyarakat dan pemangku k
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa -- PT Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN — Pembangunan proyek strategis nasional Jalan Tol Jogja-Solo terus menunjukkan perkembangan pesat. Hingga pertengahan Mei 2026, progres konstruksi Seksi 2 Paket 2.2 ruas Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 85 persen, mendekati tahap penyelesaian.
Informasi ini disampaikan oleh Humas PT Adhi Karya proyek Tol Jogja-Solo, Agung Murhandjanto. Ia memastikan bahwa sebagian besar pekerjaan konstruksi utama telah rampung dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
“Progresnya sudah 85 persen,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Konstruksi Elevated dan At Grade Dikerjakan Paralel
Pembangunan ruas ini dilakukan dengan dua metode konstruksi, yakni elevated (melayang) dan at grade (permukaan tanah). Untuk kawasan Ring Road Kronggahan, jalan tol dibangun secara melayang guna menghindari kepadatan lalu lintas. Sementara di wilayah permukiman seperti Trihanggo, Tlogoadi, dan Tirtoadi, konstruksi dilakukan di atas tanah.
Saat ini, progres signifikan terlihat di area perkampungan yang telah memasuki tahap lanjutan. Setelah proses penimbunan tanah selesai, pekerjaan kini difokuskan pada pengecoran rigid beton sebagai lapisan utama jalan.
“Area dalam sudah clear semua, tinggal persiapan rigid dari sisi yang berbatasan dengan arah Bawen hingga mendekati ring road,” jelas Agung.
Fokus Pengerjaan Rigid Beton
Tahapan rigid menjadi pekerjaan krusial dalam penyelesaian proyek ini. Meski sebagian ruas sudah lebih dulu dilakukan pengecoran, kontraktor kini melanjutkan pekerjaan pada titik-titik yang belum terselesaikan.
Penimbunan tanah yang telah rampung menjadi modal penting untuk mempercepat proses ini. Dengan kondisi lahan yang siap, pengerjaan rigid diproyeksikan bisa berjalan lebih cepat dan efisien.
Target Rampung Oktober 2026
Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardiansyah, menegaskan bahwa ruas Trihanggo–Junction Sleman ditargetkan selesai pada Oktober 2026.
Jika target tersebut tercapai, ruas ini akan langsung terhubung dengan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman–Simpang Susun Banyurejo. Konektivitas ini diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah DIY dan sekitarnya.
Dampak Besar bagi Mobilitas dan Ekonomi Jogja
Keberadaan Tol Jogja-Solo menjadi salah satu proyek infrastruktur vital yang dinantikan masyarakat. Selain memangkas waktu tempuh antarwilayah, tol ini juga diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalur utama serta meningkatkan akses logistik.
Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, optimisme penyelesaian tepat waktu semakin menguat. Ruas Trihanggo–Junction Sleman pun diproyeksikan menjadi salah satu titik kunci konektivitas antara Jogja, Solo, dan kawasan Jawa Tengah bagian selatan.
Jika tidak ada kendala berarti, masyarakat bisa segera menikmati manfaat jalan tol ini dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyambut ajang lari bergengsi dan berskala internasional Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, Bank Mandiri memperkuat sinerginya dengan masyarakat dan pemangku k
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.