Tol Jogja-Solo Seksi Sleman-Gamping Mulai Dibangun

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Selasa, 07 Juli 2026 10:57 WIB
Tol Jogja-Solo Seksi Sleman-Gamping Mulai Dibangun

Foto ilustrasi jalan tol. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN — Pembangunan Jalan Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2C yang menghubungkan Junction Sleman hingga Gamping sepanjang 7,96 kilometer resmi dimulai. Proyek ini berjalan setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan, menandai dimulainya tahap konstruksi di lapangan.

Kontraktor pelaksana, PT Adhi Karya, kini mulai melakukan sosialisasi kepada warga terdampak sekaligus memulai pembersihan lahan (clearing) di sejumlah titik, khususnya di sekitar Junction Sleman.

Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menjelaskan sosialisasi telah dilakukan sejak Juni 2026 di sejumlah wilayah terdampak, seperti Kalurahan Nogotirto dan Banyuraden.

“Kami sudah mulai sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan tol, termasuk imbauan pengosongan lahan bagi yang sudah menerima ganti rugi,” ujar Agung, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, warga yang lahannya telah dibebaskan diminta segera melakukan pembongkaran bangunan untuk mempercepat proses konstruksi, terutama di kawasan Ring Road Barat yang menjadi jalur utama proyek.

Selain sosialisasi, pekerjaan fisik juga mulai berjalan. Sejak Mei 2026, kontraktor telah melakukan clearing di area yang lahannya sudah siap, khususnya di titik pertemuan dengan Junction Sleman.

“Di area sambungan Junction Sleman sudah mulai clearing sejak Mei, bahkan sebagian sudah masuk tahap penimbunan,” jelasnya.

Secara konstruksi, proyek Tol Jogja–Solo Paket 2.2C akan dibangun dengan dua metode, yakni at grade (timbunan) dan elevated (melayang). Jalur melayang direncanakan membentang di kawasan Ring Road Barat hingga Simpang Demak Ijo.

Sementara itu, segmen dari Junction Sleman di Tirtoadi hingga Nogotirto akan dibangun dengan metode timbunan. Untuk konstruksi jalan tol melayang, proyek ini akan menggunakan metode sosrobahu, yang sebelumnya juga diterapkan pada proyek tol di kawasan Kronggahan.

Proyek ini membentang dari Junction Sleman di Tirtoadi, Mlati, menuju arah selatan hingga menyeberangi kawasan permukiman dan jaringan irigasi, kemudian terhubung ke Ring Road Barat. Dari titik tersebut, jalur tol akan melayang menuju Simpang Demak Ijo sebelum berlanjut ke arah barat hingga Jalan Wates, Gamping.

Dengan panjang total sekitar 7,96 kilometer, ruas ini akan dilengkapi satu akses keluar (exit tol) yang direncanakan berada di Ambarketawang, Gamping.

Pembangunan ruas ini menjadi bagian penting dari proyek strategis nasional Tol Jogja–Solo yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah DIY dan Jawa Tengah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online