Jelang Laga PSS Sleman vs PSM, Stefan Ashkovski Masuk Daftar Cedera
Stefan Ashkovski mengalami cedera ringan dan berlatih terpisah jelang PSS Sleman menghadapi PSM Makassar akhir pekan nanti.
Pekerjaan pemasangan pierhead menggunakan metode sosrobahu dalam proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, seperti terlihat belum lama ini. - Istimewa/Dokumen PT Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo pada proyek Tol Jogja-Solo di kawasan Simpang Kronggahan, Sleman, kini memasuki tahap konstruksi struktur utama yang membuat wujud fisiknya mulai terlihat lebih jelas.
Proyek yang berada di bawah Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman tersebut saat ini tengah fokus pada pekerjaan pengecoran kolom dan pemasangan pondasi, yang menjadi fondasi utama sebelum bangunan gerbang tol berdiri secara utuh di lokasi.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, menjelaskan bahwa pembangunan ramp on dan ramp off di sekitar Simpang Kronggahan telah mulai berjalan dan kini memasuki tahapan struktur bawah serta kolom bangunan gerbang.
“Ya sekarang proses pembangunan Ramp Off sama Ramp On sudah dimulai. Kemudian untuk gerbangnya, itu kita sedang tahap pemasangan pondasi ya, sama kolom naik itu di atas,” ujar Agung, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, pada tahap ini konstruksi sudah mulai menunjukkan bentuk awal dari Gerbang Tol Trihanggo, yang nantinya akan menjadi salah satu akses utama keluar-masuk kendaraan dari jalur tol di kawasan tersebut.
Setelah tahap pondasi dan pengecoran kolom rampung, bangunan gerbang tol diharapkan dapat segera terlihat secara utuh, termasuk struktur utama yang membentuk wajah awal akses tol di wilayah Kronggahan.
“Sudah pondasi, sekarang naik kolom ya. Sudah ngecor kolomnya untuk gerbangnya itu. Nanti mungkin ya secepatnyalah kita bisa kelihatan secara utuh konsepnya,” katanya.
Agung menjelaskan, Gerbang Tol Trihanggo nantinya akan memiliki masing-masing tiga lajur untuk kendaraan keluar dan masuk. Pembagian jalur ini dirancang untuk mengakomodasi arus kendaraan yang diperkirakan meningkat saat tol mulai beroperasi penuh.
Ramp Off untuk kendaraan keluar tol akan berada di sisi utara Ring Road Kronggahan, sementara Ramp On untuk kendaraan masuk ke jalur tol dibangun di sisi selatan kawasan yang sama, dengan konfigurasi masing-masing tiga lajur.
Hingga pertengahan Mei 2026, progres pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai sekitar 82 persen, termasuk pekerjaan struktur ramp dan area gerbang tol di Kronggahan.
Agung menyebut, percepatan pekerjaan kini lebih dimungkinkan setelah seluruh lahan di area ramp dinyatakan telah bebas, sehingga aktivitas konstruksi dapat dilakukan tanpa hambatan berarti di lapangan.
“Alhamdulillah. Jadi sudah 100% lahannya bebas, jadi kan bisa langsung kita ngebut di situlah, yang (pembangunan) ramp on sama ramp off,” tegasnya.
Tahap berikutnya setelah struktur ramp dan gerbang tol selesai adalah pengerjaan jalan utama (main road) di area tersebut, termasuk pengecoran rigid pavement, pemasangan parapet sebagai pembatas, hingga penambahan fasilitas keselamatan seperti lampu dan rambu lalu lintas.
“Nanti kita rigid, ngecor-ngecor semuanya kita rigid. Kemudian setelah itu ya parapet, batas-batas, terus pemasangan lampu, rambu,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stefan Ashkovski mengalami cedera ringan dan berlatih terpisah jelang PSS Sleman menghadapi PSM Makassar akhir pekan nanti.
Great Eastern General Insurance menilai perlindungan data center perlu mencakup risiko konstruksi, operasional, gangguan usaha, siber, hingga lingkungan.
BMKG memprakirakan hujan di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu. Tanjung Selor berpotensi hujan petir, sedangkan Banjarmasin mencapai 37 derajat.
Basarnas mengevakuasi pembalap Moto2 asal Spanyol yang mengalami kecelakaan saat kualifikasi di Sirkuit Mandalika menggunakan helikopter.
Guru besar PTMA merumuskan lima rekomendasi kebangsaan, mulai dari etika pemerintahan, pengelolaan kekayaan alam, hingga pembangunan SDM.
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.