Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 24 September 2026 16:57 WIB
Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional

Potret pembangunan Ramp On di area Tol Jogja Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa -- PT Adhi Karya

Harianjogja.com, SLEMAN— Konstruksi Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di area Kronggahan, Sleman, ditargetkan rampung lebih cepat pada Oktober 2026. Percepatan tersebut dilakukan untuk mengejar target fungsional jalan tol yang ditugaskan PT Jasa Marga hingga Desember 2026.

Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengonfirmasi pengerjaan konstruksi ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Percepatan dilakukan agar pembangunan dapat memenuhi target fungsional jalan tol yang ditugaskan Jasa Marga.

"Insyaallah diselesaikan Oktober untuk penyelesaian menuju target fungsional yang ditugaskan oleh Jasa Marga sampai Desember [Libur Natal dan Tahun Baru]," terang Agung pada Kamis (24/9/2026).

Ramp On dan Ramp Off Dikebut

Target penyelesaian konstruksi pada Oktober 2026 tersebut mencakup pengerjaan Ramp On dan Ramp Off. Kedua akses keluar masuk jalan bebas hambatan itu dibangun di sisi timur Simpang Empat Kronggahan.

Ramp On berada di sisi selatan ring road, sedangkan Ramp Off dibangun di sisi utara ring road. Pengerjaan akses tersebut menjadi bagian yang dikejar untuk memenuhi target fungsional tol.

"Kalau kita ini nanti yang kita kejar adalah Ramp On dan Ramp Off, yaitu [akses] yang untuk keluar masuk sampai nanti connecting dengan Jogja-Bawen, itu yang di sebelah timur perempatan Kronggahan itu," tandasnya.

Dengan demikian, akses tersebut nantinya berperan dalam menghubungkan perjalanan dari Tol Jogja-Solo menuju jaringan Tol Jogja-Bawen di kawasan Kronggahan.

Sementara itu, konstruksi tol melayang atau elevated yang berada di atas ring road dan menjadi penyambung ruas Tol Jogja-Solo ke arah Monjali akan dikerjakan dalam paket pembangunan berbeda.

"Yang [konstruksi tol melayang] tengah nanti ikut paket selanjutnya. Yang tengah [ring road] itu, yang 2.2A itu nanti yang nyambung ke arah Monjali," jelasnya.

Ramp On dan Ramp Off Tinggal Diaspal

Secara konstruksi, pengerjaan di area Ramp On dan Ramp Off saat ini tinggal menyelesaikan aspek pengaspalan. Tahapan pengecoran atau rigid sebelumnya telah diselesaikan.

"Alhamdulillah sudah rigid-nya, tinggal diaspal nanti. Rigid itu yang pengecorannya ya. Jadi setelah, setelah girder itu kan ada pengecoran, itu sudah kita selesaikan. Tinggal nanti diaspal," tuturnya.

Di luar pengaspalan Ramp On dan Ramp Off, pengerjaan lain yang turut dikejar adalah menaikkan siluet situs Kraton Ratu Boko di atas Gerbang Tol Trihanggo.

Tahapan tersebut masih menghadapi kendala mobilisasi alat berat karena kondisi area pembangunan yang menyulitkan pergerakan peralatan.

"Ya itu, ini kendala gedung, untuk mobilisasi alatnya yang susah, menaikkan itu, siluet situs Kraton Ratu Boko," tegasnya.

Gerbang Tol Trihanggo Usung Siluet Kraton Ratu Boko

Dalam desainnya, unsur situs Kraton Ratu Boko akan ditampilkan melalui ornamen berbentuk segitiga yang menyerupai bangunan candi di bagian atas Gerbang Tol Trihanggo.

Sementara itu, pilar penyangga gerbang tol akan dibuat sama dengan gerbang tol pada umumnya.

Selain siluet situs Kraton Ratu Boko, Gerbang Tol Trihanggo juga akan dilengkapi ornamen tulisan menggunakan Aksara Jawa dan huruf latin.

Keberadaan Gerbang Tol Trihanggo di area Kronggahan, Gamping, memiliki peran penting sebagai akses masuk maupun keluar Tol Jogja-Solo.

Pengendara yang datang dari Tol Jogja-Bawen harus melanjutkan perjalanan melalui Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman dan keluar di Gerbang Tol Trihanggo apabila ingin masuk ke wilayah DIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online