Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Sugeng Hadi Prayitno saat sedang memberikan pakan sapi simmental dengan bobot 1,08 ton di rumahnya di Padukuhan Kenteng, Ngalang, Gedangsari, Jumat (15/5/2026)./ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Seekor sapi simmental berbobot lebih dari satu ton asal Padukuhan Kenteng, Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, dibeli oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk keperluan kurban pada tahun ini.
Sapi tersebut dipelihara oleh warga setempat, Sugeng Hadi Prayitno, dan menjadi salah satu hewan yang terpilih setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas terkait.
Pemilik sapi mengatakan, proses pemilihan berawal dari kedatangan petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul pada awal Mei 2026 yang melakukan pendataan ternak layak kurban presiden.
“Saya masih menunggu lokasi untuk pengiriman sapi. Yang jelas, dipergunakan kurban di wilayah Gunungkidul dan nantinya juga harus mengantar ke lokasi sebelum hari penyembelihan,” kata Sugeng, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, dirinya sempat mengusulkan dua ekor sapi jenis simmental dengan bobot masing-masing sekitar 1.080 kilogram dan 1.025 kilogram.
Keduanya kemudian ditawarkan dengan harga sekitar Rp215 juta, namun hanya satu ekor yang akhirnya dipilih dengan nilai sekitar Rp100 juta.
Sapi terpilih tersebut merupakan hasil pemeliharaan selama kurang lebih tiga tahun di kandang milik Sugeng.
Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban presiden, sapi tersebut telah melalui proses penimbangan serta pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Sugeng juga diminta melengkapi sejumlah dokumen administrasi seperti fotokopi KTP, NPWP, serta nomor rekening untuk keperluan transaksi.
Ia mengaku akan mengikuti agenda penyerahan sapi bersama pemerintah daerah pada 18 Mei 2026.
“Saya sudah memelihara sapi sejak tahun 80-an sampai sekarang. Ini pekerjaan utama saya bersama istri,” ujarnya.
Diketahui, Sugeng saat ini memelihara sekitar 20 ekor sapi jenis simmental, dan pernah memiliki sapi dengan bobot lebih besar, yakni 1,2 ton yang sebelumnya juga pernah dibeli pihak luar daerah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan bahwa proses pengusulan hewan kurban presiden dilakukan setiap tahun.
Tahun ini, hanya satu ekor sapi dari Gedangsari yang terpilih untuk dibeli Presiden Prabowo.
“Kami hanya membantu proses penimbangan dan pemeriksaan kesehatan. Proses pembelian dilakukan langsung dengan peternak,” jelasnya.
Pemerintah daerah berharap proses pengiriman dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan lancar sesuai rencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Lionel Messi disebut belum sepenuhnya pulih setelah ayahnya meninggal dunia. Inter Miami memilih memberi ruang dan dukungan untuk sang bintang.
Lisa BLACKPINK menyampaikan permintaan maaf kepada BLINK setelah kontroversi perayaan 10 tahun debut BLACKPINK memicu kekecewaan penggemar.
Terlalu sering scroll media sosial dapat mengganggu konsentrasi, tidur, produktivitas, hingga kesehatan mental. Simak 13 dampaknya.
Peluang Gianni Infantino lengser dari kursi Presiden FIFA turun menjadi 21% setelah mendapat dukungan dari Donald Trump dan sejumlah federasi sepak bola.