IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Anggota Komisi C DPRD DIY, Chang Wendryanto ketika mendatangi rumah Anwar Abidin pada Kamis (29/8/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL– Komisi C DPRD DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait progam Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul pada Kamis (29/8/2019).
Sekertaris Komisi C DPRD DIY Gimmy Rusdin Sinaga didampingi Chang Wedryanto [Anggota Komisi C] menyampaikan dalam sidak kali ini pihaknya menemukan bantaun BSPS yang salah sasaran. “Tadi saya dan pak Chang menemukan BSPS yang tidak tepat sasaran, ada salah satu warga RT 35 atas nama Anwar Abidin [suami] dan ibu Eny Yumronah yang mendapat BSPS meskipun sebelumnya memiliki rumah yang sangat layak untuk ditempati,” kata Gimmy ketika ditemui di sela-sela sidak, Kamis.
Sedangkan Chang menyampaikan bahwa keluarga tersebut sebetulnya terhitung keluarga yang mampu dan tidak bisa dikatakan tergolong dalam BSPS, katanya keluarga Anwar tersebut rumahnya sudah bagus dan mendapat bantuan pada 2018 lalu.
“Suaminya punya usaha di Bali terus istrinya dapat rumah warisan pada 2007 lalu tapi pada 2018 dia mengajukan bantuan dan tembus, ini adalah hal yang salah besar. Punya rumah bagus tapi tetap dapat BSPS, sedangkan yang lebih membutuhkan lebih banyak,” tegas Chang.
Sementara itu Lurah Mangunan, Jiyono Ihsan mengaku jika pendataan BSPS dilakukan di tahun 2018 oleh pihak ketiga. Sehingga dirinya mengaku tidak tahu-menahu terkait penerima program. Jiyono sendiri menjabat lurah baru beberapa bulan yang lalu.
“Saya tanda tangan setelah menjadi lurah, hanya dalam kapasitas status tanah. Dalam artian untuk penerima program BSPS tanahnya adalah benar-benar milik penerima,” katanya.
Dirinya hanya ingat jika program itu merupakan program aspirasi salah satu anggota DPR RI. Saat itu yang mengajukan bantuan ada 400 nama lebih, bahkan nyaris 500 nama dan yang dikabulkan 227 penerima. Data itu diajukan dari banyak Pokmas di Mangunan dan diverifikasi oleh pihak ketiga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.