BPS Lakukan Ubinan Palawija di Sleman, Pastikan Akurasi Data Produktivitas Pertanian
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani
Sesi foto bersama taruna dan taruni AKPN Bahtera belum lama ini./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Akademi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (AKPN) Bahtera hari ini, Sabtu (28/9/2019), menggelar wisuda dan kenaikan tingkat taruna dan taruni di Monumen Jogja Kembali. Acara wisuda dihadiri oleh orang tua atau wali wisudawan dan wisudawati.
Pada pelaksanaan wisuda ahli madya Program Diploma 3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan, berhasil meraih predikat cumlaude yakni Ufik Deriantoro, M Ilham Khatami, Jatmiko, Rukmana dan Angga Rahayu.
“Lulusan D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat di dunia kerja baik di otoritas pelabuhan, perusahaan pelayaran, perusahaan keagenan dan sebagainya,” kata Direktur AKPN Bahtera, Evada Rustina, Jumat (27/9/2019).
Acara dilanjutkan dengan upacara kenaikan tingkat taruna dan taruni baru tahun ajaran 2019/2020 serta kenaikan tingkat dari tingkat 1 ke tingkat 2 untuk angkatan 2018/2019 serta dari tingkat 2 ke tingkat 3 untuk angkatan 2017/2018. Kenaikan tingkat ditandai dengan pemasangan tanda pangkat oleh Direktur AKPN Bahtera kepada perwakilan tingkat 1, tingkat 2 dan tingkat 3.
Acara diakhiri ramah tamah dengan orang tua taruna dan taruni serta alumni AKPN Bahtera yang menceriterakan pengalaman selama bekerja serta kiat untuk meraih peluang kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.