Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Aris Eko Nugroho (tengah) memotong pita pembukaan Pameran Maket JSSP 2019 di Galeri Tirto Art Space, Kamis (17/10)./Rofik Syarif G.P
Harianjogja.com, JOGJA--Pameran patung dengan konsep memanfaatkan ruang publik Jogja Street Sclupture Project (JSSP) kembali digelar tahun ini. Demi suksesnya acara ini, Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menggelontorkan Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp700 juta.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan mengatakan JSSP merupakan salah satu program kerja Dinas Kebudayaan DIY dengan menggandeng API untuk mengembangkan seni-seni di Jogja yang salah satunya adalah seni patung. Dia menjelaskan JSSP tahun ini didanai oleh Dana Keistimewaan dengan nilai mencapai Rp700 juta.
“Ada tujuh bidang kebudayaan yang ada di Disbud DIY, salah satunya adalah seni. Untuk itu kami sangat mengapresiasi inisiatif API untuk mengadakan kegiatan ini,” kata Aris saat jumpa pers JSSP 2019 di Galeri Tiforti Art Space, Jogja, Kamis (17/10).
Ketua Panitia JSSP 2019 Rosanto Bima Pratama mengatakan JSSP 2019 bakal dilaksanakan selama kurang lebih sebulan, mulai 17 November hingga 10 Desember mendatang. Adapun konsepnya, kata dia berbeda dengan JSSP yang digelar sebelumnya.
Dalam gelaran kali ini patung-patung JSSP tak akan dipamerkan di satu titik saja, melainkan tersebar di tiga kabupaten/kota, yakni Kota Jogja, Kabupaten Bantul, dan Sleman. Di Kota Jogja, JSSP akan digelar di kawasan Titik Nol Kilometer; di Bantul ada di objek wisata gumuk pasir; dan di Sleman ada di kawasan Kinahrejo, Kecamatan Cangkringan. “Pembukaan dilakukan pada 17 November di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Jogja,” kata dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Gus Miftah dan Gus Yusuf Macul Langit mengisi pengajian di Bantul untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya pinjol, judol, dan investasi ilegal.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.