Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo menjenguk Anggi penderita Rabdomiosarkoma pada Kamis (17/10/2019). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, KULONPROGO - Seorang anak perempuan bernama Anggi Indayati Terisma, 3, di Karangsari, Pengasih, menderita tumor kandung kemih atau Rabdomiosarkoma sejak 2018 lalu.
Penyakit yang dideritanya itu membuat perutnya membesar seukuran bola basket, bahkan lebih besar dari tubuhnya. Hal ini membuat Wakil Bupati Sutedjo menjenguknya pada Kamis (17/10/2019).
Mulanya ibu Anggi, Suyati, 38, menuturkan anaknya itu merasa kesakitan ketika kencing. Namun, perlahan perutnya mulai membesar. Suyati dan suaminya, Eko Ariyanto, 41, kemudian membawa Anggi ke RSUD Wates. Berselang beberapa hari, Anggi dirujuk ke RSUP dr. Sardjito.
"Tapi di Sardjito hanya dibiopsi untuk diketahui tumornya ganas atau tidak. Setelah itu baru diketahui kalau Anggi menderita Rabdomiosarkoma," kata Suyati, Kamis (17/10/2019).
Anggi kini hanya bisa terbaring lemas di pangkuan ibunya. Dengan dibantu selang oksigen yang terpasang di kedua lubang hidungnya, Anggi susah payah bernapas meskipun sulit karena tekanan di perutnya.
Meski sudah didiagnosis mengidap tumor ganas, namun dokter urung melakukan operasi sebelum perutnya mengecil. Untuk itu, Anggi harus menjalani kemoterapi selama beberapa kali. Suyati dan Eko juga menempuh pengobatan alternatif untuk mengobati anaknya.
"Saat ini kembali dibawa ke Sardjito. Tapi tetap tidak bisa dioperasi karena perutnya harus mengecil dulu," ujar Sutedjo.
Dirinya juga menghimbau kepada siapapun yang dapat membantu Anggi dapat memberikan bantuannya dalam bentuk apapun.
Saat ini biaya pengobatan di rumah sakit telah dikover oleh pemerintah melalui BPJS, namun bantuan dari pihak lain tetap dibutuhkan oleh keluarga ini. "Uang paling banyak dikeluarkan untuk beli propolis. Satu minggu bisa habis Rp1,4 juta," kata Suyati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.