Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Jogja Ainul Khalid bersama Kepala BBKB DIY Titik Purwati Widowati saat penandatanganan MoU program Vokasi Indonesia Bekerja di Kantor BBKB DIY, Selasa (29/10/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di wilayah DIY diberi kesempatan untuk mengikuti program Vokasi Indonesia Bekerja. Kegiatan ini diberikan untuk menunjang keahlian dan keterampilan para mantan pekerja.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Jogja Ainul Khalid mengatakan program vokasi tersebut hanya diberikan bagi para pekerja yang terkena PHK, masa kontrak habis atau tidak diperpanjang. Jogja, katanya, menjadi salah satu pilot project program vokasi tersebut selain Surakarta dan Semarang.
“Kami akan memberikan pelatihan sesuai keahlian masing-masing mantan pekerja yang terkena PHK, termasuk yang resign atau habis kontrak,” katanya seusai penandatanganan MoU antara BP Jamsostek Jogja dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik DIY, Selasa (29/10/2019).
Pada tahap awal, kata Ainul, BP Jamsostek Jogja bekerjasama dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) DIY untuk memberikan kesempatan bagi 20 orang peserta. Para peserta akan diberikan pelatihan membatik di BBKB selama tiga pekan. Eks pekerja yang bisa mengikuti kegiatan tersebut, kata Ainul, adalah peserta yang di PHK tidak lebih dari dua tahun. Selain itu, peserta vokasi sudah menjadi peserta BP Jamsostek selama minimal satu tahun.
“Kami memiliki kuota sebanyak 225 orang untuk kegiatan vokasi ini. Setelah mendapat pelatihan kami berharap mantan pekerja tersebut bisa kembali terserap di dunia kerja. Syukur-syukur bisa membuka usaha secara mandiri. Jadi kegiatan vokasi ini lebih pada penguatan skill dan keterampilan bagi mantan pekerja,” katanya.
Selain bekerja sama dengan BBKB DIY, pihaknya juga menyiapkan kerajaan dengan instansi lainnya untuk menggelar kegiatan vokasi lainnya bagi para mantan pekerja. Seperti sektor garmen, kerajinan, pariwisata, otomotif, barista dan sebagainya.
“Yang jelas, kegiatan vokasi ini digelar sesuai dengan keinginan dan minat peserta. Tentu menyesuaikan dengan daya tampung lokasi pelatihan,” katanya.
Kepala BBKB DIY Titik Purwati Widowati mengatakan kerjasama tersebut merupakan salah satu konsen yang dilakukan BBKB untuk membangun industri kecil khususnya kerajinan batik. “BBKB memang memiliki program pelatihan membatik. Dan itu bisa digunakan untuk salah satunya oleh pelatihan vokasi ini. Kami juga memberikan pendampingan dan inkubasi melalui penguatan produksi, pembangunan bisnis dan pengembangan bisnis bagi UMKM,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
PSG kalah 1-2 dari Paris FC pada laga terakhir Liga Prancis 2025/2026. Alimany Gory mencetak dua gol kemenangan tuan rumah.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
Barcelona menang 3-1 atas Real Betis pada laga kandang terakhir musim ini di Camp Nou. Raphinha mencetak dua gol untuk Blaugrana.