NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ratusan warga Dusun Gaten menggelar aksi demo di Balai Desa Tirtomulyo untuk menuntut Dukuh Gaten turun dari jabatannya, Selasa (12/11/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Supriyadi, Kepala Dusun atau Dukuh Gaten, Desa Tirtomulyo, Kecamatan Kretek, Bantul, diminta mundur olah warganya karena selingkuh.
Supriyadi mengakui segala kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas perbuatannya tersebut. Dia mengaku hanya manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan.
“Iya saya memang melakukan hal tersebut dan saya minta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan, saya juga manusia, pemimpin juga manusia yang bisa membuat kesalahan, toh saya juga akan bertanggung jawab kepada wanita yang saya hamili ini,” katanya.
“Untuk tuntutan warga yang ingin saya turun jadi jabatan karena saya melakukan tindak asusila, saya akan tetap mempertahankan jabatan ini karena perbuatan saya tidak ada hubungannya sama sekali dengan jabatan,” ucapnya.
Ratusan warga Dusun Gaten mandatangi Balai Desa Tirtomulyo untuk menuntut Supriyadi turun dari jabatannya. Warga menuduh Dukuh Gaten berselingkuh dengan salah satu warganya.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Sukirmanto, mengatakan warga sangat. “Pemimpin harusnya jadi panutan, jadi contoh kepada warganya. Kami ingin Dukuh Gaten mundur, dan kalau bisa dipecat saja karena sudah berbuat asusila,” kata Sukirmanto.
“Kami juga kecewa karena dukuh kami ini kinerjanya tidak memuaskan, sering bertentangan dengan kesepakatan warga dan juga ada kebijakan-kebijakan yang menurut kami salah. Terus puncak kemarahan warga adalah ini, tindak asusila,” lanjutnya.
Supriyadi dituding menjalin cinta dengan salah seorang warga berinisial S. Hubungan menyebabkan S hamil di luar. “Padahal dukuh kami ini punya anak tiga dan masih bersama istrinya. Perempuannya punya dua ana. Dia menjabat Dukuh Gaten sudah sangat lama, dari 2008 lalu, terapi masih kami tahan-tahan dan masalah yang terakhir ini tidak bisa kami biarkan,” tegas Sukirmanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Gunung Anak Krakatau erupsi enam kali pada Senin pagi hingga siang. Kolom abu mencapai 250 meter dan statusnya masih Level III Siaga.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Kemenkop menggelar magang bagi 90 pengurus KDKMP untuk mempelajari model bisnis koperasi pertanian dan serba usaha di pesantren.
Iran mengancam memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika AS melanjutkan perang ekonomi terhadap Teheran.