Parkir QRIS di Bantul Belum Berjalan, Dishub Masih Siapkan Sistem
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kepergok selingkuh dengan seorang dosen, pria berinisial NKA, salah satu staf ahli di salah satu instansi pemerintahan di Jakarta dilaporkan ke polisi. Aksi selingkuh yang dilakukan di salah satu hotel di Jogja itu justru dipergoki oleh anak NKA.
Kuasa hukum pelapor, Irwan Irawan menjelaskan, NKA yang merupakan terlapor dalam hal ini merupakan staf ahli di salah satu kantor pemerintahan di Jakarta yang telah berumah tangga selama 18 tahun dengan kliennya, yakni HS.
"Kejadiannya pada 18 Juli 2024 lalu. Saat itu, NKA sarapan di salah satu hotel berbintang di Jogja bersama dengan RA, seorang dosen di Bandung," katanya, Kamis (10/10/2024).
Irwan menerangkan, kejadian itu diketahui saat kliennya tengah berlibur di Jogja dan menginap di salah satu hotel bintang di Jogja. Pada keesokan harinya sang anak melihat terlapor atau ayahnya sendiri tengah sarapan bersama wanita lain.
"Pada saat itulah klien kami tanya siapa perempuan itu karena klien kami masih menikah dengan terlapor dan dia mengaku sudah menikah siri," kata Irwan.
Kasus itu sekarang tengah bergulir di kepolisian dan keduanya sudah diperiksa oleh petugas. Saat diperiksa keduanya mengaku sekamar saat di hotel itu dan punya hubungan asmara. Pihaknya juga memberikan sejumlah barang bukti untuk memperkuat pemeriksaan.
"Kami laporkan ke kepolisian karena terlapor sebagai suami tidak bertanggung jawab, komunikasi diblokir selama empat bulan sehingga sebagai ibu rumah tangga klien kami kewalahan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
BACA JUGA: Selingkuh, Seorang Guru ASN di Bantul Terancam Dipecat
Menurut Irwan, kliennya merasa dizalimi dalam kasus itu. Tanggung jawab terlapor sebagai suami tidak dijalankannya. Pihaknya berharap agar aparat kepolisian bisa memberikan atensi terhadap kasus ini agar secepatnya diselesaikan.
"Kami mau proses ini ditindaklanjuti karena ini nasib ibu rumah tangga dengan dua anaknya yang sekarang sudah diputuskan komunikasi. Anaknya shock dan harus konsultasi ke psikiater dan dia tidak menyangka terlapor berperilaku seperti itu," ungkapnya.
Pihaknya melaporkan NKA dengan Pasal 279 KUHP dan pasal 284 soal perzinahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.