Prediksi El Clasico Barcelona vs Madrid, Blaugrana Siap Kunci Gelar
Barcelona hanya butuh satu poin saat menjamu Real Madrid di El Clasico untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2025-2026.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./JIBI-Bisnis.com-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sleman menjagokan birokrat aktif di Pemkab Sleman dalam Pilkada 2020. Sosok yang masih dirahasiakan identitasnya ini diklaim telah mendapatkan dukungan dari kepala desa hingga kepala dusun (dukuh).
Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto mengatakan partainya mendorong kalangan birokrat karena tidak kader partai yang berani maju.
“Kenapa kami munculkan birokrat, harusnya kan internal partai? Saya tawarkan kepada kader partai enggak ada yang berani, makanya [mendorong birokrat],” katanya di Gedung DPRD DIY belum lama ini.
Anggota DPRD DIY ini menilai birokrat ini memiliki basis massa yang kuat.
“Saya sebelum mendorong dia untuk maju, saya sudah survei di birokrasi, kepala desa, dukuh, seperti apa ke depan, pilihan bupati sampean [anda] siapa ke depan? Mereka ngomong sendiri [memilih birokrat tersebut], yang jelas prinsip kami mendukung birokrat, yang penting nasionalis,” ujarnya.
Menurut Koeswanto PNS Pemkab Sleman yang dijagokan ini bahkan sudah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP.
Koeswanto enggan membocorkan identitas PNS Pemkab Sleman tersebut. Alasannya sudah menjadi tradisi di partainya, bahwa pimpinan tingkat daerah maupun cabang tidak menyampaikan nama bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati ke masyarakat sebelum diputuskan DPP PDIP.
Ketua DPD PDIP Nuryadi mengatakan pihaknya pimpinan daerah tidak memiliki peran yang signifikan karena proses penjaringan dilakukan DPC. Pengurus di tingkat provinsi hanya mencocokkan, kemudian mengirimkan nama hasil penjaringan DPC itu untuk dibawa ke DPP.
“Termasuk seleksi awal pun kami enggak [ikut] apa-apa, jadi pendafatar, jadi kami hanya kelewatan. Kalau itu [PNS] aktif saya belum tahu,” ujarnya di Kepatihan, Kamis (21/11/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barcelona hanya butuh satu poin saat menjamu Real Madrid di El Clasico untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2025-2026.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.