Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./JIBI-Bisnis.com-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sleman menjagokan birokrat aktif di Pemkab Sleman dalam Pilkada 2020. Sosok yang masih dirahasiakan identitasnya ini diklaim telah mendapatkan dukungan dari kepala desa hingga kepala dusun (dukuh).
Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto mengatakan partainya mendorong kalangan birokrat karena tidak kader partai yang berani maju.
“Kenapa kami munculkan birokrat, harusnya kan internal partai? Saya tawarkan kepada kader partai enggak ada yang berani, makanya [mendorong birokrat],” katanya di Gedung DPRD DIY belum lama ini.
Anggota DPRD DIY ini menilai birokrat ini memiliki basis massa yang kuat.
“Saya sebelum mendorong dia untuk maju, saya sudah survei di birokrasi, kepala desa, dukuh, seperti apa ke depan, pilihan bupati sampean [anda] siapa ke depan? Mereka ngomong sendiri [memilih birokrat tersebut], yang jelas prinsip kami mendukung birokrat, yang penting nasionalis,” ujarnya.
Menurut Koeswanto PNS Pemkab Sleman yang dijagokan ini bahkan sudah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP.
Koeswanto enggan membocorkan identitas PNS Pemkab Sleman tersebut. Alasannya sudah menjadi tradisi di partainya, bahwa pimpinan tingkat daerah maupun cabang tidak menyampaikan nama bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati ke masyarakat sebelum diputuskan DPP PDIP.
Ketua DPD PDIP Nuryadi mengatakan pihaknya pimpinan daerah tidak memiliki peran yang signifikan karena proses penjaringan dilakukan DPC. Pengurus di tingkat provinsi hanya mencocokkan, kemudian mengirimkan nama hasil penjaringan DPC itu untuk dibawa ke DPP.
“Termasuk seleksi awal pun kami enggak [ikut] apa-apa, jadi pendafatar, jadi kami hanya kelewatan. Kalau itu [PNS] aktif saya belum tahu,” ujarnya di Kepatihan, Kamis (21/11/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.