DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (tengah) berfoto bersama para penerima penghargaan Wali Kota Mengapresiasi 2019 di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (4/12/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat serta kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) khususnya di bidang lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memberikan penghargaan bertajuk Walikota Mengapresiasi. Penghargaan itu diserahkan kepada 91 pemenang di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (4/12/2019).
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan melalui kegiatan ini, Pemkot Jogja mengapresiasi institusi dan masyarakat perorangan yang telah memberi kontribusi nyata kepada Kota Jogja. “Karena telah menorehkan semangat berkarya tanpa batas yang menjadikan Jogja semakin istimewa,” kata dia, Rabu.
Di era Revolusi Industri 4.0, kata dia, pemerintah dan masyarakat dituntut untuk senantiasa kreatif dan inovatif. Tanpa menghilangkan kearifan lokal serta kelestarian lingkungan, ia mendorong seluruh komponen Kota Jogja untuk terus berkembang dalam teknologi dan inovasi.
Kota Jogja diakui dia sebenarnya telah memiliki begitu banyak inovasi, program inovatif di masyarakat serta industry kreatif. Namun sayang hal ini kurang tersampaikan dengan baik, atau pelaksanaannya masih tanggung sehingga tidak optimal hasilnya.
“Jangan nanggung dan berhenti di jalan. Semua harus menyusun rencana tindak lanjut, apa yang telah dicapai harus terus dikembangkan. Semisal dalam bank sampah, kami bekerja sama dengan dosen ISI Jogja agar bagaimana daur ulang sampah hanya menjadi benda yang laku dijual. Kami coba bagaimana kalau untuk suvenir pernikahan,” katanya.
Ketua Panitia Wali Kota Mengapresiasi 2019, Tri Hastoo, menjelaskan dalam kegiatan ini terdapat enam kategori yang dinilai, yakni Sekolah Berwawasan Lingkungan, Video Pendek Peduli Lingkungan, Bank Sampah, kampung Hijau Proklim, Foto dan Video Pendek Semarak HUT 263 Kota Jogja Pelajar dan Umum, serta PPID Award.
Dalam kegiatan ini, Kelurahan Bausasran meraih juara pertama kampung Hijau Proklim Tingkat Kota Jogja, lalu untuk kategori Bank Sampah tingkat Kota Jogja, dimenangkan oleh Bank Sampah Lestari dari Kelurahan Bumijo. Sementara Sekolah Berwawasan Lingkungan dimenangan SD kanisius Kintelan 1. “Semoga penghargaan ini memicu semangat yang lain untuk terus berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.