Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Ilustrasi Kabupaten Sleman/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman dipastikan diganti. Saat ini Pemkab menggelar lelang jabatan Sekda yang saat ini masih dijabat oleh mantan Kepala Inspektorat DIY, Sumadi.
Seleksi jabatan untuk eselon II A tersebut ditandatangani sejak 6 Desember lalu oleh Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP), Bambang Wisnu Handoyo. Adapun waktu pendaftaran dimulai sejak 7 Desember hingga 21 Desember mendatang. "Pendaftaran dilakukan secara online, dan berkas pendaftaran diserahkan hingga 21 Desember," kata Bambang Wisnu, Selasa (10/12/2019).
Selang dua hari setelah batas akhir waktu pendaftaran, yakni 23 Desember, panitia seleksi akan mengumumkan pelamar yang lolos seleksi administrasi. Mereka yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti uji kompetensi managerial dan tahapan selanjutnya.
Peserta seleksi berstatus sebagai PNS di wilayah DIY, pernah atau sedang menduduki JTP eselon IIB atau jabatan fungsional jenjang Ahli Madya, serta berusia paling tinggi 56 tahun.
"Panitia akan menelusuri rekam jejak peserta, mulai tanggal 23 Desember hingga 2 Januari. Jika nanti diketahui peserta melampirkan dokumen palsu atau yang tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan, maka pelamar akan didiskualifikasi," katanya.
Belum Dengar Kabar
Terkait dengan dibukanya lelang jabatan Sekda tersebut, Sekda Sleman Sumadi mengaku belum mendengar kabar apapun. Pasalnya, jabatan Sekda Sleman saat ini masih diamanahkan kepadanya. "Saya malah belum tahu kalau ada seleksi itu," katanya.
Menurut Sumadi, secara formal jabatan Sekda dapat dilelang jika memenuhi persyaratan. Salah satunya, jika jabatan tersebut kosong atau dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Padahal kursi Sekda Sleman saat ini pun masih belum lowong. Seleksi jabatan bisa saja dilakukan manakala sekda yang menjabat saat itu memasuki pensiun. "Seleksi sekda bisa dilakukan minimal tiga bulan sebelum sekda yang menjabat pensiun. Lah, masa pensiun saya masih sekitar empat tahun lagi. Jadi masalah [seleksi] ini di luar pengetahuan saya," kata Sumadi.
Di lingkungan Pemkab Sleman hingga akhir tahun ini masih ada dua JTP yang masih kosong dan dijabat oleh Plt, yakni Kepala BKPP dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Tahun depan diperkirakan ada enam JTP lainnya yang akan kosong akibat ditinggal pensiun. Di antaranya Kepala Dinas PU, Pariwisata, Tata Ruang, hingga Dinas Perhubungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.