Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
ilustrasi ular kobra/antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Kemunculan anakan ular kobra di Gunungkidul dan Klaten Jawa Tengah, baru dirasakan di wilayah Sleman. Pertugas pemadam kebakaran (Damkar) mengevakuasi anakan ular kobra di wilayah Ngemplak, Sleman.
Kepada Harianjogja.com, salah seorang pertugas Damkar Sleman Antok Zawer mengatakan petugas Damkar mengevakuasi anakan ular kobra pada Selasa (24/12/2019) sore. Saat itu, ada laporan masuk ke mako ada anakan ular kobra yang masuk ke rumah warga. "Lokasi tepatnya di Puri Domas Ngemplak Sleman," katanya, Rabu (25/12/2019).
Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke lokasi. Alhasil satu anakan ular kobra yang bersembunyi di dalam rumah berhasil ditangkap. Anakan ular tersebut kemudian berhasil dievakuasi.
Menurut Antok, ini pertama kali tertangkapnya anakan ular kobra di wilayah Sleman. Hanya saja dia enggan mengait-ngaitkan kejadian serupa yang terjadi wilayah Klaten dan Gunungkidul. "Untuk laporan resmi yang masuk dan kami tangkap ujarnya baru satu. Ada juga laporan yang masuk tetapi ularnya tidak kami temukan," kata Antok.
Dijelaskan Antok, anakan ular kobra itu sama berbahayanya dengan ular kobra dewasa. Oleh karenanya, warga jangan pernah mengmbil resiko untuk menangkap dengan tangan kosong. "Pergunakn tongkat, galah atau kayu yang panjang untuk menghalau seperti yang dilakukan tim kami," katanya.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengakui jika sampai saat ini belum ada laporan resmi masuk ke BPBD Sleman terkait kemunculan ular kobra di wilayah Sleman. "Kami belum menerima satupun laporan," katanya.
BPBD, katanya, memiliki tim untuk mengatasi masalah tersebut laiknya tim yang mengevakuasi rumah-rumah tawon yang dilaporkan warga. Jika ditemukan ular kobra di sekitar rumah, kata Makwan, warga diminta untuk menghubungi BPBD Sleman maupun Pemadam Kebakaran. "Kami memiliki tim menangani laporan yang masuk," katanya.
Adapun nomor yang bisa dihubungi saat menjumpai ular atau sejenis hewan berbahaya lainnya di dalam rumah, ataupun keadaan darurat lainnya, warga bisa menghubungi 02742898350 untuk petugas dari TRC BPBD Sleman dan 0274868351 untuk petugas Damkar Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny