Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
ilustrasi ular kobra/antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Kemunculan anakan ular kobra di Gunungkidul dan Klaten Jawa Tengah, baru dirasakan di wilayah Sleman. Pertugas pemadam kebakaran (Damkar) mengevakuasi anakan ular kobra di wilayah Ngemplak, Sleman.
Kepada Harianjogja.com, salah seorang pertugas Damkar Sleman Antok Zawer mengatakan petugas Damkar mengevakuasi anakan ular kobra pada Selasa (24/12/2019) sore. Saat itu, ada laporan masuk ke mako ada anakan ular kobra yang masuk ke rumah warga. "Lokasi tepatnya di Puri Domas Ngemplak Sleman," katanya, Rabu (25/12/2019).
Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke lokasi. Alhasil satu anakan ular kobra yang bersembunyi di dalam rumah berhasil ditangkap. Anakan ular tersebut kemudian berhasil dievakuasi.
Menurut Antok, ini pertama kali tertangkapnya anakan ular kobra di wilayah Sleman. Hanya saja dia enggan mengait-ngaitkan kejadian serupa yang terjadi wilayah Klaten dan Gunungkidul. "Untuk laporan resmi yang masuk dan kami tangkap ujarnya baru satu. Ada juga laporan yang masuk tetapi ularnya tidak kami temukan," kata Antok.
Dijelaskan Antok, anakan ular kobra itu sama berbahayanya dengan ular kobra dewasa. Oleh karenanya, warga jangan pernah mengmbil resiko untuk menangkap dengan tangan kosong. "Pergunakn tongkat, galah atau kayu yang panjang untuk menghalau seperti yang dilakukan tim kami," katanya.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengakui jika sampai saat ini belum ada laporan resmi masuk ke BPBD Sleman terkait kemunculan ular kobra di wilayah Sleman. "Kami belum menerima satupun laporan," katanya.
BPBD, katanya, memiliki tim untuk mengatasi masalah tersebut laiknya tim yang mengevakuasi rumah-rumah tawon yang dilaporkan warga. Jika ditemukan ular kobra di sekitar rumah, kata Makwan, warga diminta untuk menghubungi BPBD Sleman maupun Pemadam Kebakaran. "Kami memiliki tim menangani laporan yang masuk," katanya.
Adapun nomor yang bisa dihubungi saat menjumpai ular atau sejenis hewan berbahaya lainnya di dalam rumah, ataupun keadaan darurat lainnya, warga bisa menghubungi 02742898350 untuk petugas dari TRC BPBD Sleman dan 0274868351 untuk petugas Damkar Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.