Pedro Acosta Tercepat di Catalunya, Tes MotoGP Dihentikan Hujan
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan pilkada serentak pada September mendatang diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih calon yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan. Di antaranya tidak memilih calon yang kental dengan politik indentitas.
Kompartemen Ideologi Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni (DPP PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Arief Surahman, mengatakan tahun ini masyarakat Indonesia akan melaksanakan pilkada di 270 kabupaten, kota dan provinsi. Pesta demokrasi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk kembali meneguhkan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.
"Jangan sampai, politik identitas yang terjadi selama Pemilu 2019 lalu terulang kembali selama pilkada nanti. Ini bisa dilakukan kalau kandidat yang diusung partai politik peserta pilkada tidak mengangkat politik identitas tetapi lebih pada program yang ditawarkan," kata Arief saat Talkshow Kebangsaan Penguatan Paham Kebangsaan bagi Milenial di Kampus UNY, Sabtu (15/2/2020).
Menurut pria yang mencalon diri sebagai kandidat bupati Sleman pada Pilkada 2020 ini, daerah dengan tingkat intoleransi tinggi biasanya rentan menjadikan politik identitas sebagai isu utama. Seorang kandidat dengan mudah menggoreng isu agama dan identitas untuk menyerang lawannya.
Agar tidak terjadi, maka parpol harus memilih kandidat yang minim resistensi terhadap politik identitas. Oleh karenanya, kata Arief, Parpol harus pintar memilih kandidat. Jika tidak maka akan sulit untuk mengobati masyarakat yang sudah terjebak dengan politik identitas. "Apa yang terjadi di DKI Jakarta itu salah satu contohnya. Ada kerusakan yang mendalam dan susah untuk mengobatinya. Sampai saat ini itu belum selesai," katanya.
Hal senada disampaikan oleh Rektor UNY Prof Sutrisna Wibawa. Menurutnya Pancasila harus tetap menjadi alat perekat keberagaman Indonesia. Sebab di dalamnya terdapat nilai-nilai yang bisa menyatukan keberagaman sebuah bangsa. "Di sini nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus ditanamkan melalui pendidikan karakter," kata bakal calon bupati Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.