Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Suasana terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) dini hari hingga menyebabkan hujan abu di wilayah Boyolali. Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tetap berjalan normal. Angin yang bertiup ke arah utara dipastikan tak mengganggu aktivitas di bandara terkait.
"Dari pengamatan yang di lakukan AFFR dan AOCC pada pukul 06.00-06.50 WIB tiupan angin mengarah ke utara dan barat daya. Pengecekan dengan paper test juga menunjukkan keadaan negatif [tidak mengganggu penerbangan]," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnama, Selasa.
Menurutnya, berdasarkan data yang diterima dari petugas AFFR, angin bertiup dengan kecepatan 30 Knot. Sementara, ketinggian guguran awan panas mencapai enam kilometer, yang mengarah ke Kali Gendol, dengan jarak maksimal dua kilometer.
"Hasil pengamatan tersebut menjelaskan bahwa tidak ada penerbangan yang terganggu. Bandara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA) berjalan normal," ungkapnya.
Meski terjadi erupsi Gunung Merapi hingga menunjukkan status waspada, aktivitas di wilayah DIY masih berjalan normal.
Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan, terjadi erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 05.22 WIB. Badan Geologi yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mencatat, erupsi tersebut memiliki amplitudo 75 mm dan durasi 45 detik.
Kolom asap letusan gunung api di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta ini mencapai 6.000 m, atau 6 km, dari puncak. Selain itu, pascaerupsi Merapi mengeluarkan awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 km. Sebagian wilayah di Kabupaten Boyolali dan Klaten mengalami hujan abus disertai pasir akibat erupsi Merapi.
Sejak 21 Mei 2018 hingga saat ini, status Merapi masih waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.