Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Tarian Fragmen Golek Menak dengan lakon Jayengrana Jumeneng Nata dalam Tingalan Jumenengan Dalem, di Pagelaran Kraton, Sabtu (7/3/2020). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA - Rangkaian Tingalan Jumenengan Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X berupa pameran bertajuk Abala Kuswa dibuka pada di Pagelaran Kraton Sabtu (7/3/2020) malam. Pameran ini menghadirkan pakaian kebesaran para raja Kraton Jogja yang sarat dengan rekam jejak kekuasaan. Busana menjadi ciri khas sekaligus pembeda setiap kekuasan.
Acara ini dihadiri ratusan warga serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemda DIY. Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X tiba di Pagelaran Kompleks Kraton pada pukul 19.35 WIB menggunakan kendaraan roda empat dengan didampingi permaisuri, GKR Hemas, dan putrinya GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu dan GKR Bendara.
Dalam pembukaan Tingalan Jumenengan Dalem ke-31 tahun Masehi dan ke-32 menurut tahun Jawa ini dipentaskan tarian. Tarian Fragmen Golek Menak dengan lakon Jayengrana Jumeneng Nata ini cukup menyita perhatian penonton. Sekitar 60 menit lebih penonton dihibur dengan seni tradisional. Kegiatan ini ditutup dengan pembukaan pameran secara simbolis oleh Sri Sultan HB yang berada di Pagelaran.
Ketua Panitia Tingalan Jumenengan Dalem GKR Hayu menjelaskan rangkaian acara tingalan Jumenengan Dalem Sri Sultan HB X mengusung tema Busana dan Peradaban di Kraton Jogja yang terjemahkan menjadi Abala Kuswo, Hadibusana Kraton Jogja sebagai tajuk. Abala Kuswo bermakna rangkaian busana kebesaran, tajuk ini dipilih menjadi ruh dari pameran karena erat dengan rekam jejak kekuasaan.
Selain itu, lanjut Hayu, busana menjadi ruang ekspresi politik bagi setiap periode kekuasaan. Bahkan para bangsawan memakai busana sebagai penentu identitas dan strata sosial. Kondisi tersebut kerap ditemui di Ndalem Pangeran pada masa pemerintahan Sri Sultan HB VI hingga Sri Sultan HB VIII. Pada masa itu muncul banyak kreativitas yang luas dalam mengembangkan motif batik. Di Kraton motif batik sebagai tanda kebesaran seorang raja seperti parang cenderung baku dan bersifat stagnan.
"Sementara para Pangeran memberi nuansa lain pada motif parang sehingga lahirlah varian motif parang yang beraneke ragam," katanya dalam sambutan di Pagelaran Kraton Jogja, Sabtu (7/3/2020) malam.
Hayu menambahkan pada seni pertunjukan terdapat sejumlah perubahan terutama dalam pakaian. Saat menari dalam acara resmi penari bedoyo umumnya berbusana dodol, tetapi pada masa Sri Sultan HB VII busana dodol berubah menjadi rompi dengan hiasan jamang dan bulu kaswari.
Beragam sejarah peristiwa terekam dalam busana Kraton Jogja. Oleh karena itu melalui pameran para pengunjung diharapkan mengenali sejarah panjang dari peradaban di Kraton dan dapat menyelami identitas budaya khas Jogja melalui rupa-rupa busana. "Semoga melalui pameran ini juga dapat menebar inspirasi dan nilai positif bagi masyarakat," ucapnya.
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X mengatakan sebagai Sultan dan Gubernur di era Jogja istimewa dengan segenap daya, ia akan tetap menyalakan api semangat yang memancar dari nama penuh makna tersebut. Hal itu lebih dari sekadar pewaris tahta dan kedudukan seorang Sultan dan Gubernur saja. Revitalisasi peneguhan tekad dengan membangkitkan gerakan kebudayaan mewujudkan Jogja sebagai akselerator tercapai kemuliaan dan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga momentum Jumenengan Tingalan Dalem ini selalu membawa berkah agar selalu tertuju pada jalan lurus, jalan yang 32 tahun saya ikrarkan dengan peneguhan tekad tahta bagi kesejahteraan sosial masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.