Penjelasan Dokter RSUD Wates soal Pasien Terkait Corona yang Dirujuk ke Sardjito

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Kamis, 12 Maret 2020 19:17 WIB
Penjelasan Dokter RSUD Wates soal Pasien Terkait Corona yang Dirujuk ke Sardjito

Foto Ilustrasi. /Reuters

Harianjogja.com, KULONPROGO--Humas RSUD Wates Kulonprogo untuk penanganan Covid-19, Albertus Sunuwata Triprasetya menuturkan saat ini RSUD Wates baru saja merujuk pasien dalam pengawasan (PDP) ke RSUP Dr. Sardjito pada Rabu (11/3/2020) kemarin.

Pasien yang dirujuk tersebut berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Pasien dirujuk ke RSUP Dr Sardjito untuk diambil spesimennya guna pengecekan laboratorium di Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Ia tak menjelaskan secara khusus kondisi pasien tersebut saat dirujuk dan alasan khusus kenapa dirujuk, apakah ada indikasi terjangkit corona atau tidak .

"Untuk menegakkan diagnosis perlu dicek laboratorium, paling cepat hasilnya keluar tiga hari. Setelah positif baru itu dinyatakan corona. Kalau negatif tetap dirawat saja untuk pemulihan," kata Sunu, Kamis (12/3/2020).

Sebelumnya diberitakan pada Selasa (10/3/2020) RSUD Wates merawat lima orang dalam pemantauan (ODP) terkait antisipasi virus Corona, lantaran pasien baru pulang umrah.

Dikatakan Sunu ada kesalahpahaman. Sebelum merujuk satu pasien ke RSUP Dr. Sardjito, RSUD Wates hanya merawat dua pasien dengan satu pasien berstatus ODP dan satu lagi berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

"Yang dipulangkan tiga. Lainnya itu ada kesalahpahaman, itu bukan terkait corona, hanya karena pulang umrah saja tapi tidak transit di negara terjangkit. RSUD Wates tidak merawat lagi, kami statusnya nol," kata Sunu Kamis (12/3/2020) siang.

Satu pasien berstatus ODP sudah dipulangkan untuk rawat jalan. Dikatakannya, yang bersangkutan sempat transit di India dan saat ini dalam pemantauan puskesmas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online