Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi: Belajar di rumah. /Antarafoto-Iggoy el Fitra
Harianjogja.com, JOGJA-Masa pembelajaran online di semua sekolah di DIY yang telah diterapkan sejak Senin (23/3/2020) lalu, berakhir pada Selasa (31/3/2020). Melihat kondisi yang belum memungkinkan, Dinas Pendidikan Kota Jogja menilai pembelajaran jarak jauh di rumah itu perlu diperpanjang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori, menjelaskan pihaknya telah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan empat kabupaten di DIY dan merasa perlu memperpanjang pembelajaran online. "Kalau dari kami karena kondisinya belum baik," ujarnya, Senin (30/3/2020).
Ia melihat, dengan kondisi di mana kasus Corona di Indonesia khususnya di Jogja masih cukup tinggi, mengadakan kegiatan pembelajaran di sekolah yang menimbulkan kerumunan akan berpotensi menjadi media penularan Corona.
Meski demikian, untuk keputusan apakah diperpanjang atau tidak, ia perlu menunggu instruksi Pemerintah Provinsi DIY. Berdasarkan evaluasi selama ini, pembelajaran online sudah diterapkan di semua sekolah dengan metodenya masing-masing.
Meski demikian ia mengakui masih terdapat beberapa pelajar yang menggunakan kesempatan ini untuk bermain di luar, bukannya belajar di rumah. Menurutnya, aktivitas anak di rumah menjadi tanggung jawab orang tua. "Kami imbau orang tua untuk megawasi anak-anak agar tetap di rumah," katanya.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Jogja, Agus Winarto, mengatakan sejumlah pelajar masi ditemukan berkeliaran di beberapa titik seperti warnet game online, kafe dan warmindo. "Rata-rata pelajar SMP sampai SMA," ungkapnya.
Pelajar yang ia temukan biasanya berkelompok sekitar 10 orang. Begitu mendapati para remaja ini, pihaknya langsung membubarkan dan menyuruh untuk pulang. Meski demikian, ia mengakui jumlah pelajar yang berkeliarn ini sudah lebih sedikit ketimbang sebelum diterapkannya pembelajaran online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.