7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Warga berinisiatif membuat spanduk imbauan untuk tidak mudik pada Senin (30/3/2020) di Dusun Karangtengah Kidul, Kalurahan Margosari. /Harian Jogja- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kepala Dusun atau Dukuh Karangtengah Kidul, Kalurahan Margosari, Puryono segera bergerak cepat bersama warga melakukan berbagai tindakan antisipasi Covid - 19.
Tak terkecuali pencatatan dan pelaporan kedatangan perdatang. Dia telah membuat dan mengedarkan formulir daring bila ada warganya yang kedatangan keluarga dari luar Kulonprogo.
Formulir yang dibuat Puryono ia sebar melalui aplikasi obrolan daring WhatsApp. Dia sebar ke kepala RT di area dukuhnya. Selain biodata seperti nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi, salah satu hal paling penting dari formulir tersebut adalah wilayah perantau sebelumnya. "Terakhir ya tidak kalah penting yaitu kondisi kesehatan pendatang dan selama di Kulonprogo sudah kemana saja," ujar Puryono, Senin (30/3/2020).
Pendatang dengan kondisi sehat akan diminta Puryono melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Sementara pendatang dengan gejala segera di laporkan puskesmas. "Formulir yang sudah lengkap selanjutnya akan kami kirim ke puskesmas apapun kondisi pendatang, namun bila sakit pendatang tidak saya imbau ke puskesmas takut menularkan ke orang yang ada di Puskesmas," ujarnya.
Puryono mengatakan bagi pendatang yang sakit pada saat setelah datang atau saat karantina mandiri diminta menghubungi pihak Puskesmas terdekat. Dia pun bersedia menjadi pihak ketiga yang menghubungkan warga ke Puskesmas, asalkan pendatang bisa segera ditangani tanpa harus pergi ke Puskesmas.
Beberapa perantau yang balik ke Karangtengah Kidul telah tercatat dan lapor ke Puryono. Hasil catatan telah diserahkan, kini dia hanya bisa mengimbau untuk warga pendatang tidak keluar rumah dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
"Saya juga mengimbau kepada warga saya untuk memberi tahu kepada keluarganya yang merantau untuk tidak pulang kampung dulu sebelum situasi aman," ujar Puryono.
Strategi sedemikian rupa telah disiapkan Puryono untuk mengantisipasi kedatangan para perantau. Meski di Dusunnya telah melakukan berbagai langkah seperti penyemprotan masal di pemukiman warga.
Wakil Ketua RT 07 Dusun Karangtengah Kidul, Sugio mengatakan juga telah mengurangi berbagai kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Kegiatan seperti arisan pun hanya setor, tanpa ada kumpul-kumpul.
Selain itu di wilayah tersebut juga dipasang spanduk larangan mudik untuk kembali ke kampung halaman. Sugio dan warga lainnya telah diimbau untuk memberitahu sanak famili yang hendak mudik untuk menunda kepulangan sampai waktu dirasa aman. "Harapan saya keadaan bisa kembali semula, apalagi sebentar lagi mau ramadhan," ujar Sugio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.