Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Karyawan Alfamidi Jogja memberikan makan siang bagi driver Ojol yang terdampak pandemi virus Corona, Senin (30/3/2020)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Dampak sosial dari pandemi virus Corona harus menjadi perhatian semua pihak. Banyak masyarakat kehilangan mata pencarian sehingga perlu mendapat bantuan.
Kepala Cabang Alfamidi Jateng-DIY Widodo mengatakan untuk membantu dampak sosial dari pandemi Corona pihaknya bergerak untuk membantu masyarakat. Salah satunya kepada driver ojek online. Selain memberikan makan siang bagi ojek online, Alfamidi juga menyiapkan bingkisan kebutuhan untuk 500 pengemudi ojek online.
Dengan adanya pembatasan jam kerja dan social distancing, katanya, hal itu memengaruhi pemasukan para driver ojol. Untuk meringankan beban mereka, pihaknya pun membantu meringankan beban mereka dengan menu makan siang.
"Ini bagian dari upaya kami mencegah penyebaran virus Covid-19 dan juga membantu masyarakat yang terdampak langsung dengan pandemi ini," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (31/3/2020).
Untuk tetap memberikan perlindungan dari penyebaran virus Covid-19, Alfamidi juga membagikan hand sanitizer kepada masyarakat di sejumlah perempatan di wilayah Jogja. Bersama BPBD Kota Jogja, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di enam masjid seperti Masjid Baciro, Masjid Mataram dan lokasi halte-halte Transjogja.
"Kami membantu penyemprotan disinfektan untuk fasilitas-fasilitas umum dengan menggandeng BPBD Jogja. Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dari pandemi virus Corona saat melakukan aktivitas di ruang publik," katanya.
Analis Mitigasi Bencana BPBD Kota Jogja Retno Rahayu mengatakan saat ini belum semua fasiltas publik yang mampu disemprot dengan cairan disinfektan. Pihaknya baru melakukan penyemprotan di sekitar 30% fasilitas publik di Jogja. Namun jika ditambah dengan penyemprotan mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, ada sekitar 70% wilayah di Jogja yang sudah disemprot cairan itu.
Hingga kini, beberapa fasilitas umum seperti sekolah-sekolah belum dilakukan penyemprotan disinfektan karena keterbatasan tenaga. "Penyemprotan disinfeksi efektif dilakukan 12 jam sekali. Mulai jam 10.00 sampai jam 14.00. Tapi kemampuan kami setiap hari hanya bisa menyemprotkan sekali sehari di beberapa titik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.