Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sleman turun tangan mencegah penyebaran wabah Corona di wilayah Sleman dan sekitarnya dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik, belum lama ini./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sleman turun tangan mencegah penyebaran wabah Corona di wilayah Sleman dan sekitarnya. Upaya meliputi penyemprotan disinfektan dan pembagian seribu masker. Wilayah yang disasar antara lain Cangkringan, Pakem, Pasar Condongcatur, Pasar Stan Maguwoharjo, dan Pasar Jangkang Widodomartani.
Ketua DPD Nasdem Sleman, Surana mengatakan pihaknya sengaja menyisir lokasi berkumpulnya masyarakat karena potensi penularannya cukup besar. “Kita ingin upaya pencegahan disertai dengan penyadaran sosial. Maka kami lakukan penyemprotan dan pembagian masker sekaligus sosialisasi bahaya penularan Corona. Upaya pencegahan itu penting, lebih penting dari tindakan apapun karena kita tidak ingin jumlah pasien Corona bertambah," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (3/4/2020).
Surana yang juga menjabat anggota DPRD Sleman akan tetap gencar melakukan berbagai upaya pencegahan. Menurutnya aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah aksi nyata dan kolaborasi dengan segenap lapisan masyarakat. Inilah strategi pencegahan yang komplit, efektif dan tepat sasaran. Harapan saya tumbuh kesadaran kolektif untuk mengubah kebiasaan yang berpotensi menularkan Corona," tuturnya.
Lebih lanjut kegiatan tersebut digelar hingga beberapa hari ke depan. Target penyemprotan dan pembagian masker bisa merata di sejumlah wilayah Kabupaten Sleman.
Selain pendekatan langsung dengan masyarakat, Surana akan menggalang dukungan di DPRD Sleman untuk menambah anggaran penanganan Corona. Dukungan anggaran dari DPRD Sleman berguna untuk mengantisipasi kedatangan gelombang pemudik dari Ibu Kota.
“Saya menggalang dukungan ke teman-teman lintas fraksi agar ada pengalihan anggaran Sekretariat DPRD Sleman. Besarannya bisa dibahas lebih lanjut," tuturnya.
Hingga tanggal 2/4/2020, wabah Corona di DIY menyebabkan 28 pasien positif dan tiga meninggal dunia.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.