UMKM Diminta Laporkan Pungli! Kemendag: Potret, Rekam, Sebarkan
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Warga membagikan sembako untuk warga lain yang terdampak ekonominya akibat Covid-19 di Purbayan Kotagede, Kota Jogja./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Guna membantu pemenuhan kebutuhan pokok selama darurat wabah Corona penyebab Covid-19, Pemerintah Desa Sumbermulyo Kabupaten Bantul, membagikan paket berisi sejumlah kebutuhan pokok kepada ratusan keluarga miskin di desa itu.
"Total ada sebanyak 800 KK [kepala keluarga], masing-masing mendapat [paket sembako] lima kilogram beras, minyak satu liter dan telur setengah kilogram," kata Lurah Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Ani Widayani di sela pembagian paket sembako di balai desa setempat, Sabtu (4/4/2020).
Menurut dia, bantuan paket sembako tersebut menggunakan sebagian dari anggaran Dana Desa (DD) Sumbermulyo. Total Dana Desa yang dipergunakan untuk penanganan wabah virus corona di desa tersebut sebesar Rp203 juta, meski demikian bisa ditambah menyesuaikan kebutuhan.
Dia mengatakan warga kurang mampu yang mendapat logistik sembako di saat pandemi Covid-19 tersebut mengambil data sebesar 20 persen dari total warga masyarakat yang ada di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro yang sekitar 4.200 keluarga.
"Kita ambil 20 persen, kemudian ini baru tahap pertama nanti kita evaluasi karena kami melaksanakan sesuai dari instruksi Presiden bahwasannya semua tingkat pemerintah baik pusat sampai desa diharapkan untuk \'concern\' menangani wabah Covid-19," katanya.
Dia mengatakan penyediaan logistik atau pangan bagi masyarakat khusus bagi warga yang kurang beruntung atau tidak mampu atau miskin berdasarkan indikator antara lain keluarga miskin absolut yang sudah tidak bisa diberdayakan, kemudian terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan juga warga miskin tetapi tidak masuk basis data terpadu (BDT).
"Ini kita utamakan di tahap pertama, kemudian nanti kita evaluasi untuk tahap berikutnya, kita juga akan melaksanakan Instruksi Presiden dengan memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat antara lain warga yang tidak punya pekerjaan atau menganggur karena PHK dan juga karena wabah Covid-19," katanya.
Dia juga mengatakan, tidak semua warga Sumbermulyo mendapat logistik pangan di saat wabah Covid-19 ini, melainkan warga yang benar-benar membutuhkan yang selama ini tidak mendapat bantuan atau jaminan sosial lain yang diprogramkan pemerintah.
"Prioritas kami yang pertama adalah warga miskin yang tidak masuk BDT, artinya yang tidak mendapat PKH [program keluarga harapan], jaminan lain dan bantuan lain. Jadi kami berikan karena kondisi benar-benar membutuhkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.