Endank Soekamti hingga Superman Is Dead Bakal Ramaikan Rebelfest 2026, Ini Jadwalnya
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Pemudik sepeda motor. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayanto menyatakan total pemudik yang masuk ke DIY selama dua pekan terakhir sebanyak 6.175 melalui empat terminal, bandara dan stasiun.
Dalam waktu dekat ini DIY akan memantau di tiga titik pintu masuk para pemudik ke wilaah DIY. Harapannya kata dia, ada kelengkapan syarat sehat dari dokter bagi pemudik yang memiliki gejala mirip Covid-19.
Dikatakannya tidak semua pemudik dikategorikan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) diduga terkait Covid-19.
Tavip menilai pengertian pemudik menjadi ODP bisa dipersempit bagi mereka yang memiliki gejala.
“Itu dipersempit yang punya gejala, tidak seluruhnya, karena kan termasuk ke depan itu orang yang mudik harus dilengkapi syarat dokter. Nek otomatis [semua pemudik jadi ODP] jumlahnya banyak sekali, yang masuk Jogja kan bisa puluhan ribu,” kata Tavip, Rabu (8/4/2020).
Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan pemudik yang datang ke Jogja harus legowo jadi ODP.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih memperkirakan maksud pernyataan bahwa pemudik akan jadi ODP adalah agar setiap pemudik bisa melaporkan diri. Sehingga bisa diketahui ada gejala atau tidaknya. Jika ada gejala baru ditetapkan sebagai ODP dan dimasukkan ke dalam data ODP DIY.
"Maksud beliau [Gubernur DIY HB X] adalah supaya orang kesini [pemudik] harus lapor. Dari laporan itu kan kita tahu, dia punya gejala apa enggak, kalau dia punya gejala ya di-ODP-kan," ucapnya
Ia menegaskan sesuai arahan Gubernur DIY bahwa jika ada gejala diminta menghubungi fasilitas layanan kesehatan. "Isolasi diri selama 14 hari arahan Pak Gubernur kemarin, kalau ada gejala dalam waktu 14 hari itu, maka bisa menghubungi layanan kesehatan. Misalnya di Puskemas, tetapi harus lapor," katanya.
Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana menjelaskan data yang masuk di ODP tersebut adalah mereka yang sudah masuk dalam pengobatan Dinas Kesehatan atau melalui fasilitas layanan kesehatan. Sehingga tidak semua pemudik yang terpantau kemudian dimasukkan ke dalam ODP. “Yang masuk ke data itu yang melalui treatment Dinkes, kalau ada gejala,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.