Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Perwakilan dari Jogja Chinese Art & Culture Centre (JCACC) membagikan masker di sebuah pasar tradisional belum lama ini./ Ist./JCACC\n\n
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja Chinese Art & Culture Centre (JCACC) bersama dengan Ikalpangulu mengadakan bakti sosial dalam rangka aksi tanggap Covid-19.
Acara bertema Bersama Kita Melawan Wabah Covid-19 ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang beruntung untuk membeli dan mendapatkan masker dan hand sanitizer yang saat ini sangat mahal dan sulit didapatkan. “Selain itu tujuan diadakannya aksi sosial ini adalah memberikan edukasi ke masyarakat tentang bahayanya virus Corona dan bagaimana cara mencegah penyebaran virus Covid-19 sesuai dengan anjuran dari pemerintah,” kata Ketua Umum JCACC, T.Harry Setio, melalui siaran pers, Rabu (15/4).
JCACC yang meliputi 14 paguyuban Tionghoa di Yogyakarta bersama dengan Ikalpangulu akan melakukan aksi sosial tanggap Covid-19 ini secara bertahap, rencana terdiri dari lima tahap bahkan lebih sembari melihat situasi yang berkembang selanjutnya. Target dari aksi sosial tanggap Covid-19 ini adalah masyarakat menengah ke bawah antara lain ke pasar-pasar, ojek online, pengemudi becak di Jogja. Sampai saat ini telah dilakukan tiga tahap yang terbagi ke 35 pasar.
Pada tahap pertama dilakukan pada Rabu (25/3) dengan membagikan sebanyak 8.000 masker, 3.500 paket hand sanitizer dan 500 poster edukasi ke 24 pasar. Tahap kedua juga telah dilakukan pada Jumat (27/3) dengan membagikan 2.000 masker, 750 paket hand sanitizer dan 300 poster edukasi ke Pasar Beringharjo lantai I. Tahap ketiga digelar pada Minggu (5/4) dan telah dibagikan sebanyak 3.000 masker, 3.000 hand sanitizer dan 800 poster edukasi ke 10 pasar. Total bantuan yang diberikan adalah sebanyak 13.000 masker, 7.250 paket hand sanitizer dan 1.600 poster edukasi yang diberikan ke 35 pasar yang ada di Jogja.
“Kemungkinan besar tahap berikutnya kami akan memberikan bantuan kelengkapan tenaga medis di beberapa Rumah Sakit, dan memberikan sembako kepada warga yang membutuhkan. Kami masih sangat terbuka untuk bekerja bersama sukarelawan lain atau masyarakat yang peduli lainnya untuk bersatu melawan wabah Covid-19 ini. Kita semua berharap dalam kondisi ini, seluruh masyarakat tetap bersatu untuk saling menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesehatan kota Jogja. Jogja tetap berhati nyaman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.