HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Dokter sedang melakukan perawatan pada pasien virus corona. /Reuters
Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak enam pasien positif terinfeksi Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan pasien yang disebabkan virus Corona tersebut mencapai 40% dari total pasien yang positif sebanyak 15 orang. Sementara yang meninggal dua orang.
Angka pasien positif Covid-19 sebanyak 15 orang ini per 19 April 2020. Berkurang satu dari yang tadinya 16 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penuran Infeksi Covid-19, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan satu pasien positif dikeluarkan dari data Bantul karena domisilinya di wilayah Sleman.
Sri Wahyu mengatakan sampai saat ini jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 melalui pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau swab test terdapat 15 orang dengan jumlah laki-laki lebih banyak mencapai 92% dan perempuan sebanyak 8%.
“Sampai dengan sekarang ada enam orang yang dinyatakan negatif atau sembuh Covid-19 dari jumlah pasien terkonfirmasi positif tadi. Semuanya berjenis kelamin laki- laki,” kata Sri Wahyu, saat dihubungi Senin (20/4/2020).
Menurut Sri Wahyu pasien terkonfirmasi positif akan dinyatakan negatif atau sembuh apabila dalam evaluasi RT PCR sebanyak dua kali dalam waktu yang berbeda hasilnya menunjukan negatif semua. Sementara itu sebaran pasien positif yang sudah sembuh ada di Kecamatan Bantul, Bambanglipuro, Jetis, Banguntapan, dan Sewon.
Berdasarkan catatan Harian Jogja, enam pasien yang sembuh adalah Th, 53, seorang ASN yang bekerja di rumah sakit khusus paru Respira. ASN ersebut dinyatakan sembuh setelah dua hari meninggal dunia 6 April. Kemudian pasien sembuh lainnya adalah Kepala Kejaksaan Negeri Bantul Zuhandi 4 April, dan seorang anak usia tujuh tahun asal Bambanglipuro pada 11 April, serta laki-laki usia 45 tahun asal Kecamatan Sewon, 18 April.
Sementara dua pasien lainnya berjenis kelamin laki-laki usia 38 tahun yang dirawat di Sardjito dan laki-laki berusia 30 tahun yang dirawat di RSUD Sleman. Keduanya dinyatakan sembuh pada 17 April. Sri Wahyu mengatakan rata-rata waktu perawatan pasien positif Covid hingga dinyatakan sembuh sekitar 23 hari menjalani perawatan sejak masuk rumah sakit sampai keluar rumah sakit.
Meski angka kesembuhan tinggi, pria yang akrab disapa dokter Oky ini tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah dalam menanggulangi pandemi Covid dengan cara mematuhi imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah. “Sebaiknya tunda dulu bepergian ke luar kota yang tidak penting,” ujar Oky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Membandingkan MacBook Neo Rp10 jutaan dengan laptop Windows. Simak kelebihan, kekurangan, dan mana yang paling pas untuk kebutuhan kuliah serta kerja Anda.
Ingin lansia tetap sehat saat puasa Arafah? Simak 5 tips praktis mengenai hidrasi, nutrisi, dan aktivitas agar lansia tetap bugar saat Iduladha.
Tidak hanya soal kecepatan, pengguna internet kini mulai lebih memperhatikan faktor stabilitas koneksi dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Polres Bantul meningkatkan pengamanan jelang Iduladha 2026 untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan serta mengaktifkan siskamling.
Falling Walls Lab Yogyakarta 2026 merupakan hasil kolaborasi German Federal Foreign Office, German Academic Exchange Service (DAAD), UII, dan Euraxess