Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah kecamatan di wilayah Sleman dilaporkan masih berstatus zero case virus Covid-19. Kondisi ini satu sisi disebabkan karena warga menerapkan protokol penanganan Covid-19 dengan ketat.
Menurut Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo salah satu faktor tidak adanya kasus positif Covid-19 di sejumlah kecamatan di Sleman buah dari kedisiplinan warga menerapkan himbauan pemerintah. Mereka tetap memperhatikan physical distancing, menggunakan masker dan tidak berkerumun. "Memang kuncinya [tidak terpapar Covid-19] seperti itu, karena kuncinya memang disiplin diri," katanya, Selasa (21/4/2020).
Meski begitu, kata Joko, kondisi tersebut tidak bisa digeneralisir. Sebab kasus-kasus positif Covid-19 yang ditemukan di sejumlah kecamatan lebih diakibatkan pengaruh dari luar. "Tapi belum bisa digeneralisir juga karena kasus positif yang terjadi saat ini sebagian besar karena ada riwayat kunjungan ke daerah terjangkit," kata Joko.
Seperti diketahui, dari 37 kasus positif Covid-19 di Sleman hanya enam dari 17 kecamatan yang sampai hari ini belum ditemukan warganya positif Covid,-19. Kecamatan tersebut meliputi, Prambanan, Cangkringan, Tempel, Turi, Minggir dan Seyegan.
Meskipun begitu, keenam kecamatan ini memiliki pasien dalam pengawasan (PDP). Sebagian masih dirawat, sebagian dinyatakan sembuh tetapi ada juga yang meninggal sebelum diketahui hasil swabnya.
Di Prambanan dan Cangkringan, tercatat masing-masing PDP sebanyak tiga kasus, dua kasus dirawat dan satu kasus meninggal. Di Turi ditemukan dua kasus PDP, satu kasus meninggal dan satu lainnya masih dirawat. Adapun di Turi, ditemukan lima kasus PDP, yang semuanya masih dirawat.
Untuk di Minggir satu kasus PDP masih dirawat, dan di Seyegan, ditemukan enam kasus PDP, lima kasus masih dirawat dan satu kasus lainnya meninggal.
Koordinator Posko Satgas Covid-19 Desa Girikerto Turi Sleman Teguh Raharjo mengatakan pihaknya memang menerapkan protokol penanganan Covid-19 secara ketat. Setiap perantau yang pulang harus melalui screening yang tegas. Warga juga mematuhi imbauan pemerintah terkait physical distancing dan menggunakan masker saat ke luar rumah.
"Mereka yang datang dari luar daerah, apalagi dari daerah terjangkit, langsung kami beri status ODP," katanya.
Hingga kini, jelas Teguh, mereka yang menjalani masa karantina terus dimonitor. Bahkan, katanya, warga yang akan ke luar kota diwajibkan untuk melaporkan keberadaannya setelah kembali ke desa. Kemudian melakukan isolasi mandiri.
Dari 54 warga perantau yang tiba ke desa, sebanyak 44 warga sudah menjalani masa karantina. "10 warga masih menyelesaikan proses karantina selama 14 hari, tiga orang di antaranya merupakan TKI asal Jepang," kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.