Astrid Dorong Solo Jadi Kota Wisata Sekaligus Pusat Pengetahuan
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Rencana penyaluran bantuan jaminan hidup (jadup) bagi masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 di Sleman, belum bisa dicairkan lantaran masih menunggu sinkronisasi data penerima by name by address. Pemkab berdalih hal ini agar data penerima bantuan nantinya tidak tumpang tindih.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Eko Suhargono mengatakan perubahan-perubahan aturan penyaluran bantuan jadup bagi warga berdampak pada perlunya sinkronisasi data penerima bantuan.
Pemkab saat ini masih menunggu kelengkapan data penerima Jadup yang disampaikan oleh masing-masing desa. "Data yang diserahkan desa kami screening lagi apakah sesuai dengan data warga miskin dan yang rentan miskin," katanya, Rabu (22/4/2020).
Dijelaskan Eko, jumlah penerima bantuan jadup berubah-ubah. Jika sebelumnya Pemda DIY akan menanggung sekitar 76.000 keluarga penerima, kini angkanya berubah menjadi sekitar 41.000 keluarga.
Selebihnya, sekitar 35.000 keluarga menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Dari sekitar 35.000 keluarga itu, Pemkab Sleman kebagian sekitar 12.000 keluarga.
Jika Pusat memberikan bantuan bagi warga terdampak Covid-19 melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka Pemda DIY memberikan bantuan jadup berdasarkan DTKS di luar penerima program PKH dan BPNT.
Sedangkan Pemkab Sleman, kata dia, mendapat jatah pembagian di luar data bantuan jadup yang diberikan oleh Pemda DIY. "Kami memberikan dana bantuan di luar data milik Pusat dan Pemda DIY. Tentunya jumlah dan nominalnya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran," katanya.
Sementara pemerintah desa, memberikan bantuan langsung tunai (BLT) melalui Dana Desa di luar data pemkab, Pemda dan Pusat. Itupun disesuaikan dengan 14 kriteria yang ditetapkan agar tidak bantuan tidak tumpang tindih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.