Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Foto ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sejumlah kegiatan amaliyah Ramadan terpaksa ditiadakan di beberapa masjid di Kulonprogo karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Ketua Takmir Masjid Jami\' Wates, Syrwan Rosid menerangkan sejumlah kegiatan amaliyah ramadhan terpaksa ditiadakan. Kegiatan amaliyah seperti tadarus, itikaf, hingga berbagai pengajian termasuk Tempat Pembelajaran Al-Quran (TPA) untuk anak-anak ditiadakan. "Praktis hanya salat lima waktu yang masih dilakukan di Masjid Jami\' Wates, itu pun tetap menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," jelas Syrwan pada Kamis (23/4/2020).
Masjid Jami\' masih mempertahankan gerbang disinfektan kepada jemaah yang hendak masuk pelataran masjid. Masjid tertua di Kulonprogo ini juga memasang baliho besar yang salah satu isinya imbauan kepada jemaah untuk salat tarawih di rumah.
Takmir Bagian Seksi Keamanan Masjid Agung, Muhammad Irsyad menjelaskan masjid agung hanya menggelar salat tarawih untuk warga sekitar. Seluruh gerbang akan ditutup, kecuali jalan kecil untuk warga yang akan dijaga takmir. "Salat pun dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yakni jarak 1,5 meter," jelas Irsyad.
Irsyad mengatakan pelaksanaan salat tarawih pun sedikit diubah. Jika biasanya dalam pelaksanaan salat tarawih ada kultum, kini ditiadakan. "Habis salat isya langsung salat tarawih terus langsung pulang," ujarnya. Bila biasanya imam salat merupakan dai-dai dari berbagai wilayah, kini hanya orang sekitar saja yang didapuk menjadi imam.
Masjid Wates sudah sekitar dua minggu lalu memasang dua baliho besar di depan pintu gerbang yang berisi imbauan bagi warga luar daerah untuk salat di rumah masing-masing. Akibatnya beberapa warga luar daerah yang sempat berhenti di Masjid Agung mengurungkan niatnya setelah membaca baliho tersebut.
"Ya banyak yang enggak jadi salat di masjid, ada juga yang masuk tapi diberhentikan oleh petugas keamanan dan dimohon untuk salat di rumah saja," ujar Irsyad. Seperti halnya Masjid Jami\' Wates, sejumlah kegiatan amaliyah Ramadan seperti tadarusan, itikaf, dan berbagai kajian terpaksa ditiadakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.